[DONGGALA], NARASITA – Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Nasri meresmikan Jembatan Presisi Jenderal Hoegeng di Desa Bale, Kabupaten Donggala, Kamis (13/08). Jembatan sepanjang 60 meter ini memangkas jarak tempuh 4,1 kilometer bagi 470 kepala keluarga.
Peresmian dilakukan secara hybrid dengan dipimpin langsung oleh Kapolri melalui Zoom Meeting. Hadir dalam acara tersebut pejabat Polda Sulteng, Pemprov Sulteng, termasuk Kajati Sulteng Zullikar Tanjung dan perwakilan Kodam XXIII/Palaka Wira.
“Sebagai wujud dedikasi Polda Sulteng dalam mendukung pelayanan masyarakat, hari ini saya meresmikan jembatan yang menghubungkan Desa Bale menuju Dusun V Tavao,” kata Kapolda Nasri dalam sambutannya.
Jembatan dengan lebar 2,60 meter ini dibangun baru bukan revitalisasi. Masyarakat setempat kini bisa menghemat waktu tempuh sekitar 15 menit untuk akses sekolah, pertanian, dan usaha mikro.
Pembangunan ini merupakan implementasi program Presisi Polri yang mencakup prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan. “Polri hadir langsung di tengah masyarakat melalui karya nyata infrastruktur,” tegas Nasri.
Polda Sulteng telah membangun total sembilan jembatan di berbagai wilayah. Lima diantaranya berupa revitalisasi, sedangkan empat jembatan termasuk Jembatan Hoegeng dibangun dari nol. Satu jembatan lagi di Kabupaten Sigi masih dalam tahap perencanaan.
Usai peresmian, acara dilanjutkan dengan dialog publik, penandatanganan prasasti, pengguntingan pita, dan penyerahan bantuan sembako. Kapolda secara resmi menyatakan jembatan ini siap digunakan masyarakat dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim.





