PALU, NARASITA – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, H. Mohammad Arus Abdul Karim, menghadiri prosesi Wisuda Unismuh Palu Sarjana ke-56 dan Pascasarjana ke-12 yang berlangsung di Gedung Banua Kaili Rusdie Toana, kampus Universitas Muhammadiyah Palu, pada Sabtu, 05/09. Kehadiran Arus Abdul Karim dalam momentum akademik ini menjadi bagian penting dari dukungan terhadap dunia pendidikan tinggi serta penghargaan kepada para lulusan yang telah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.
Prosesi Wisuda Unismuh Palu ini turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Tengah, Ketua DPP Muhammadiyah, para guru besar, pimpinan dan civitas akademika Unismuh Palu, serta orang tua dan keluarga wisudawan. Suasana berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan, dengan rangkaian acara yang dipandu menggunakan dua bahasa, Indonesia dan Inggris, memberikan nuansa akademik yang kuat dan tertib.
Momentum Wisuda Unismuh Palu kali ini menjadi istimewa bagi para lulusan, menandai berakhirnya satu tahapan pendidikan sekaligus menjadi awal untuk memasuki dunia pengabdian, profesionalitas, dan kontribusi nyata di tengah masyarakat. Di tengah pesatnya perkembangan Sulawesi Tengah, keberadaan sumber daya manusia yang berpendidikan dan kompeten menjadi faktor penting dalam menopang pembangunan daerah.
Kehadiran Mohammad Arus Abdul Karim mencerminkan perhatian dan komitmen lembaga legislatif daerah terhadap penguatan sektor pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia di Sulawesi Tengah. Sebagai Ketua DPRD Sulteng, Arus Abdul Karim memandang perguruan tinggi tidak hanya berperan mencetak lulusan secara akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar melahirkan generasi yang mampu berpikir kritis, berintegritas, adaptif, dan siap mengambil peran dalam pembangunan daerah.
Para wisudawan dan wisudawati diharapkan tidak berhenti pada pencapaian gelar akademik. Sebaliknya, ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama menempuh pendidikan harus menjadi bekal untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, daerah, dan bangsa. Momentum Wisuda Unismuh Palu ini sekaligus memperlihatkan bahwa pembangunan Sulawesi Tengah tidak hanya bertumpu pada kekuatan sumber daya alam, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia.
Sumber daya manusia yang unggul tersebut diharapkan mampu mengelola berbagai potensi daerah secara profesional dan berkelanjutan. Dengan semangat tersebut, para lulusan Unismuh Palu diharapkan mampu menjadi bagian dari generasi yang membawa perubahan positif serta ikut menjawab tantangan pembangunan Sulawesi Tengah di masa mendatang.
Kehadiran Ketua DPRD Sulteng pada prosesi wisuda juga menjadi pesan bahwa dunia pendidikan dan pemerintahan perlu terus berjalan beriringan dalam membangun daerah. Hal ini krusial, terutama dalam menyiapkan generasi muda yang memiliki kapasitas, karakter, dan daya saing untuk kemajuan Sulawesi Tengah.





