BANJARMASIN, NARASITA – Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 dilaporkan tenggelam di perairan Laut Jawa pada Minggu, 13 September 2026, setelah hilang kontak dalam pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin. Insiden ini melibatkan 243 orang, terdiri dari penumpang dan awak kapal, yang kini menjadi fokus operasi pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan. Cuaca buruk diduga menjadi pemicu utama kecelakaan KM Virgo Transport 8 tenggelam.

Peristiwa hilangnya kontak KM Virgo Transport 8 terjadi sekitar pukul 02.00 WITA. Laporan resmi diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Banjarmasin pada pukul 04.10 WITA dari General Manager PT Virgo, Yoel Rihi. Basarnas kemudian segera mengerahkan tim SAR untuk menindaklanjuti laporan tersebut.

Tim SAR gabungan, yang dikoordinasikan oleh Basarnas Banjarmasin, melibatkan unsur KSOP, Lanal, Ditpolairud Polda Kalsel, Distrik Navigasi, dan PT Pelindo. Mereka berupaya maksimal mencari dan mengevakuasi korban KM Virgo Transport 8 tenggelam. KN SAR Laksmana 241 dan helikopter SAR Dauphin AS 365 N3+ HZ-3601 dikerahkan ke lokasi kejadian.

“Kami telah menerima laporan terkait hilang kontaknya kapal Virgo Transport 8 dan segera mengerahkan personel serta KN SAR Laksmana 241 menuju lokasi perkiraan posisi terakhir,” kata I Putu Sudayana, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin.

I Putu Sudayana menambahkan bahwa posisi terakhir kapal yang diterima berada sekitar 80 mil laut dari Dermaga SAR Basirih, Banjarmasin, di perairan Laut Jawa. Estimasinya, perjalanan laut dari dermaga ke lokasi tersebut memakan waktu sekitar lima jam.

Hingga Minggu siang, 13 September 2026, sebanyak 86 orang dilaporkan telah dievakuasi dari insiden KM Virgo Transport 8 tenggelam. Rincian sementara menunjukkan 15 orang selamat, 1 orang meninggal dunia, dan 70 orang lainnya masih dalam tahap verifikasi status oleh tim gabungan. Laporan awal menyebutkan kapal sempat miring dan mengalami kebocoran sebelum terbalik dan akhirnya tenggelam.

Dani Rahmat, General Manager Pelindo Pelabuhan Kotabaru, dalam laporan terpisah menyatakan bahwa “berdasarkan informasi sementara, sebanyak 115 orang penumpang berhasil diselamatkan oleh kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi. Sementara satu orang dilaporkan meninggal dunia.” Perbedaan data ini menunjukkan dinamisnya situasi di lapangan dan proses pendataan yang terus berlangsung.

Basarnas mengimbau masyarakat dan keluarga penumpang KM Virgo Transport 8 yang tenggelam untuk tetap tenang dan menunggu informasi resmi dari petugas. Tim SAR gabungan terus melakukan pemantauan dan pencarian berdasarkan perkembangan situasi di lapangan. Proses pencarian dan evakuasi akan terus dilakukan hingga seluruh korban ditemukan.