ROMA, NARASITA – Marten de Roon langsung mengambil alih kendali permainan AS Roma pada awal musim ini dan membuktikan dampak krusialnya bagi skuad asuhan pelatih Gian Piero Gasperini di berbagai ajang kompetisi.
Gelandang berpengalaman asal Belanda tersebut mencatatkan penampilan impresif dengan bermain selama 170 menit dalam rentang waktu enam hari pada tiga pertandingan terakhir yang dilakoni oleh Giallorossi.
Performa luar biasa Marten de Roon juga dihiasi torehan satu gol penting ke gawang Real Madrid yang sekaligus menjadi gol perdana bagi sang pemain di ajang bergengsi Liga Champions.
Berdasarkan data resmi dari UEFA, kontribusi gelandang berusia 35 tahun ini tidak hanya terlihat dari torehan gol saja, melainkan juga dari aspek pertahanan tim.
Marten de Roon tercatat sebagai gelandang AS Roma dengan jumlah perebutan bola terbanyak yakni sebanyak tujuh kali serta memimpin dalam hal upaya sapuan bola bersih.
Dalam hal mobilitas di atas lapangan hijau, pemain andalan Marten de Roon ini menempati posisi kedua sebagai pemain dengan jarak tempuh terjauh mencapai 22,7 kilometer.
Catatan fisik tersebut menunjukkan kondisi kebugaran Marten de Roon yang sangat bisa diandalkan setelah sebelumnya sempat mengalami keterlambatan adaptasi fisik bersama klub lamanya.
Data dari berbagai penyedia statistik terkemuka menunjukkan bahwa rata-rata produktivitas gol tim asuhan Gasperini meningkat drastis ketika Marten de Roon berada di atas lapangan.





