ROMA, NARASITAFederasi Sepakbola Italia (FIGC) baru-baru ini menunjuk Claudio Ranieri sebagai Direktur Teknik Timnas Italia. Penunjukan ini mengusung misi Ranieri untuk mengembalikan Italia ke Piala Dunia melalui fokus pada pembinaan usia muda, setelah Azzurri absen dalam dua edisi terakhir secara beruntun.

Mantan pelatih juara Liga Primer Leicester City ini diharapkan membawa pengalaman segudangnya untuk mereformasi struktur tim nasional. Ranieri akan bertanggung jawab mengawasi seluruh sektor usia muda, dari tim U-15 hingga U-21, serta menyelaraskan filosofi bermain di seluruh tingkatan. Target utamanya adalah memastikan Timnas Italia memiliki talenta berkualitas yang siap bersaing di kancah internasional, demi mencapai misi Ranieri kembalikan Italia ke Piala Dunia.

Absennya Timnas Italia dari Piala Dunia 2018 dan 2022 menjadi pukulan telak bagi negara adidaya sepakbola ini. Krisis regenerasi pemain dan kurangnya sistem pembinaan yang terintegrasi menjadi sorotan utama. Penunjukan Ranieri diharapkan dapat mengatasi permasalahan tersebut dengan menerapkan program jangka panjang yang berkesinambungan. Misi Ranieri kembalikan Italia ke Piala Dunia bukan hanya tentang performa instan, tetapi juga pembangunan ekosistem sepakbola yang sehat.

Perekrutan Ranieri disebut-sebut tak lepas dari rekomendasi tokoh-tokoh besar sepakbola Italia, termasuk Paolo Maldini dan Leonardo Araujo. Kedua figur ini melihat pengalaman dan kepemimpinan Ranieri sebagai kunci untuk membawa perubahan fundamental. FIGC berharap Ranieri dapat menciptakan visi yang sama di antara pelatih dan staf di semua level usia, demi memastikan regenerasi berjalan lancar dan mendukung misi Ranieri kembalikan Italia ke Piala Dunia.

Dengan reputasinya sebagai manajer yang handal dalam membangun tim dan mengembangkan pemain, Ranieri diharapkan dapat segera memberikan dampak positif. Fokus pada identifikasi bakat muda, pengembangan teknis, dan mentalitas juara akan menjadi prioritas utamanya. Ini adalah upaya jangka panjang untuk memastikan bahwa Timnas Italia tidak lagi absen dari turnamen akbar seperti Piala Dunia. Misi Ranieri kembalikan Italia ke Piala Dunia menjadi harapan seluruh pecinta sepakbola Azzurri.