Narasita com- PALU, – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, H. Mohammad Arus Abdul Karim, menggelar kegiatan Penjaringan Aspirasi Masyarakat (Reses) Masa Persidangan II Tahun Pertama untuk masa jabatan 2024–2029.
Kegiatan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung serta menindaklanjuti berbagai usulan dan kebutuhan warga di daerah pemilihan (Dapil) Kota Palu.
Reses kali ini dilaksanakan di beberapa titik di Kota Palu, dengan agenda pertama berlangsung di Kelurahan Siranindi.
Acara tersebut dihadiri oleh Lurah Siranindi, Ketua LPM, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, serta sejumlah ketua RT dan tamu undangan lainnya.
Dalam kesempatan itu, H. Mohammad Arus Abdul Karim menegaskan bahwa reses merupakan kewajiban bagi setiap anggota legislatif di semua tingkatan untuk turun langsung ke daerah pemilihan dan mendengarkan keluhan serta harapan masyarakat.
“Kegiatan reses ini menjadi wadah bagi kami untuk bertemu langsung dengan masyarakat, mendengar aspirasi, serta menyerap berbagai masukan yang nantinya akan diperjuangkan dalam kebijakan dan program pembangunan di daerah,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan unsur RT/RW serta pihak kelurahan dalam pelaksanaan reses agar aspirasi yang disampaikan benar-benar mewakili kebutuhan masyarakat.
Bahkan, ia memastikan bahwa pada tahun 2025, Kelurahan Siranindi akan kembali menjadi titik pertama dalam agenda reses DPRD Provinsi Sulawesi Tengah.
Selain di Kelurahan Siranindi, reses juga digelar di Kelurahan Buluri, yang turut dihadiri oleh warga Kelurahan Watusampu dan Buluri. Beberapa kelurahan lain yang menjadi lokasi reses kali ini meliputi Birobuli Selatan, Poboya, dan Tondo.
Sebagai bentuk tindak lanjut atas aspirasi masyarakat, Ketua DPRD Sulteng juga menyalurkan sejumlah bantuan, antara lain Mobil ambulans.Tenda terowongan beserta kursi dan sistem suara (sound system). Motor tiga roda.Program pengaspalan jalan di beberapa kelurahan di Kota Palu
Mengakhiri kegiatan reses, H. Mohammad Arus Abdul Karim menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat atas dukungan yang diberikan.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas doa dan dukungan masyarakat. Tanpa dukungan ini, kami tidak akan mampu memperjuangkan aspirasi warga Kota Palu dengan maksimal,” tutupnya.





