JAKARTA, NARASITA – Nanik S. Deyang resmi mengundurkan diri dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) pada 22 Juli 2026. Keputusan ini diambil Nanik S. Deyang setelah hanya menjabat selama 44 hari, dengan alasan fokus menjalani pengobatan penyakit jantung di luar negeri.
Presiden Prabowo Subianto menerima pengunduran diri Nanik S. Deyang tersebut. Meski demikian, Presiden meminta agar Nanik tetap berkontribusi mengawasi program gizi nasional sebagai Ketua Dewan Pengawas Badan Gizi Nasional (BGN).
Nanik S. Deyang dilantik sebagai Kepala BGN pada 08 Juni 2026, menggantikan Dadan Hindayana. Masa jabatan yang sangat singkat, hanya 44 hari, menjadi sorotan publik dan media terkait dinamika di lembaga strategis ini.
Sosok pengganti Nanik di posisi Kepala BGN belum diumumkan secara resmi. Namun, Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari Trenggono, disebut-sebut sebagai kandidat kuat untuk memimpin lembaga tersebut ke depan.
Nanik Sudaryati Deyang, lahir di Madiun pada 03 Januari 1968, memiliki rekam jejak yang panjang sebagai wartawan dan politisi. Sebelum menjabat Kepala BGN, ia pernah menjadi Wakil Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan serta Wakil Kepala BGN.
Pengunduran diri Nanik S. Deyang ini menimbulkan dinamika baru di tubuh BGN. Kepemimpinan baru akan sangat krusial untuk menjaga keberlanjutan program gizi nasional yang menjadi prioritas pemerintah.





