PALU, NARASITA – Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Sulawesi Tengah (OJK Sulteng) menyelenggarakan kegiatan edukasi keuangan di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 20 Palu. Kegiatan ini merupakan bagian dari Puncak Bulan Literasi Keuangan (BLK) Tahun 2026 sekaligus memperingati Hari Indonesia Menabung (HIM), dengan tujuan utama meningkatkan pemahaman serta kesadaran keuangan di kalangan pelajar.

Kepala OJK Sulteng, Bonny Hardi Putra, dalam keterangan tertulis pada Senin (24/08/2026), menyampaikan bahwa inisiatif OJK Sulteng edukasi keuangan ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman sejak dini. Ia menegaskan pentingnya edukasi keuangan agar budaya menabung di kalangan pelajar dapat tumbuh dan berkembang.

Melalui edukasi ini, para pelajar diberikan pemahaman komprehensif mengenai pengelolaan keuangan. Materi yang disampaikan meliputi pentingnya membedakan kebutuhan dan keinginan, cara mengelola keuangan secara bijak, serta penggunaan layanan keuangan yang aman dan bertanggung jawab.

Bulan Literasi Keuangan Tahun 2026 mengangkat tema “Cerdas Literasi Keuangan Digital, Hidup Sejahtera Menuju Indonesia Emas”. Tema ini menekankan kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai risiko dan modus kejahatan keuangan digital, yang menjadi bagian dari upaya OJK Sulteng edukasi keuangan.

Bonny Hardi Putra juga menambahkan bahwa pendidikan keuangan perlu ditanamkan sejak dini. Kebiasaan mengelola keuangan yang baik dianggap sebagai bagian fundamental dalam pembentukan karakter generasi muda, sejalan dengan komitmen OJK Sulteng edukasi keuangan.

“Menabung bukan hanya menyimpan uang. Menabung adalah proses membangun karakter. Dari kegiatan menabung, kita belajar tentang disiplin, tanggung jawab, kesabaran, dan kemampuan merencanakan masa depan,” kata Bonny Hardi Putra.

Dalam kesempatan tersebut, OJK Sulteng turut mendorong implementasi Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR). Program ini menjadi salah satu upaya nyata meningkatkan akses dan budaya menabung di kalangan pelajar, dan menjadi fokus penting dalam rangkaian kegiatan OJK Sulteng edukasi keuangan.

Implementasi KEJAR dalam kegiatan ini dilakukan melalui pembukaan rekening Simpanan Pelajar (SimPel) bagi seluruh pelajar SRT 20 Palu. Dengan kepemilikan rekening SimPel, para pelajar diharapkan mulai membangun kebiasaan menabung sejak dini serta mengenal dan memanfaatkan layanan keuangan formal secara aman dan bertanggung jawab.

“Program ini menjadi salah satu langkah nyata dalam membentuk generasi muda yang memiliki kebiasaan keuangan yang sehat serta lebih siap dalam merencanakan masa depan,” tambahnya.

Data per Mei 2026 menunjukkan kemajuan signifikan di Provinsi Sulawesi Tengah. Jumlah rekening yang dimiliki pelajar mencapai 45.982 rekening dengan total simpanan sebesar Rp9,7 miliar, melibatkan 15 bank peserta yang beroperasi di wilayah tersebut. Data ini menunjukkan dampak positif dari program seperti OJK Sulteng edukasi keuangan.

Melalui kegiatan ini, OJK Sulteng berharap semangat menabung dan kesadaran akan pentingnya literasi keuangan terus tumbuh di kalangan pelajar. “Kami juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membangun generasi muda yang cerdas dalam mengelola keuangan,” tutupnya.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Otoritas Jasa Keuangan dalam memperluas edukasi dan inklusi keuangan. Tujuannya adalah mendorong terwujudnya generasi muda daerah yang cerdas, mandiri, dan sejahtera secara finansial, dengan upaya berkelanjutan seperti OJK Sulteng edukasi keuangan.