[PALU], NARASITA – Sebanyak 130 nelayan di Desa Banagan, Toli-Toli mendapatkan pelatihan literasi keuangan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tengah. Pelatihan ini bagian dari persiapan menuju pembentukan Kampung Nelayan Merah Putih di lokasi tersebut.
Pelatihan bertajuk Training of Trainers (ToT) ini fokus pada peningkatan pemahaman masyarakat pesisir tentang produk keuangan formal. Desa Banagan terpilih sebagai salah satu dari 65 lokasi calon Kampung Nelayan Merah Putih nasional.
“Program ini bertujuan melatih nelayan agar cerdas mengelola keuangan, tidak hanya tangguh melaut,” kata Kepala OJK Sulteng Bonny Hardi Putra.
Data OJK menunjukkan mayoritas nelayan Banagan masih terbatas dalam pemanfaatan layanan keuangan digital. Melalui program ini, peserta diajarkan cara memanfaatkan tabungan, asuransi, hingga pembiayaan produktif.
“Nelayan diharapkan bisa menjadi agen literasi keuangan di komunitasnya,” tambah Bonny. Program Ekosistem Keuangan Inklusif OJK ini selaras dengan agenda pembangunan nasional.
OJK akan terus berkoordinasi dengan pemda dan pelaku industri keuangan untuk memastikan keberlanjutan program. Targetnya, masyarakat pesisir semakin mandiri secara ekonomi melalui akses keuangan formal.





