GOWA, NARASITA – PSM Makassar belum mengumumkan secara resmi siapa yang akan mengemban ban kapten setelah Yuran Fernandes hengkang ke Persebaya Surabaya. Menjelang bergulirnya Liga 1 Indonesia musim 2026/27, manajemen Juku Eja tengah menimbang empat nama kuat sebagai pengganti Yuran Fernandes yang meninggalkan kekosongan di posisi pemimpin tim.
Empat kandidat yang menjadi sorotan adalah Aloisio Neto Soares, Rasyid Bakri, M Arfan, dan Akbar Tanjung. Masing-masing pemain memiliki rekam jejak dan kualitas kepemimpinan yang berbeda, menjadikan pemilihan pengganti Yuran Fernandes ini krusial bagi stabilitas tim.
Aloisio Neto Soares, bek tengah yang kini memasuki musim ketiganya bersama PSM, pernah dipercaya menjadi kapten saat Yuran Fernandes absen. Pengalaman ini menjadi nilai tambah bagi Aloisio dalam persaingan mencari pengganti Yuran Fernandes.
Rasyid Bakri, sebagai putra daerah dan ikon loyalitas PSM, telah membela Juku Eja selama lebih dari 15 tahun. Dedikasi dan pengalamannya di lini tengah membuatnya menjadi salah satu kandidat kuat untuk menjadi pengganti Yuran Fernandes.
M Arfan, gelandang bertahan yang memasuki tahun kesepuluh bersama PSM, memiliki pemahaman mendalam tentang karakter dan filosofi klub. Pengalaman panjangnya di klub bisa menjadi faktor penting dalam pemilihan pengganti Yuran Fernandes.
Sementara itu, Akbar Tanjung, yang memasuki musim kelima bersama PSM di posisi bek kanan, dikenal memiliki kemampuan komunikasi dan koordinasi yang baik di lapangan. Kemampuan ini sangat dibutuhkan bagi seorang kapten sebagai pengganti Yuran Fernandes.
Menurut pengamat sepak bola Assegaf Razak, keputusan ini sangat penting karena kapten bukan hanya simbol, tetapi juga motor semangat tim. PSM harus memilih sosok yang bisa menjaga stabilitas di lapangan dan ruang ganti.
“Kapten bukan hanya simbol, tetapi juga motor semangat tim. PSM harus memilih sosok yang bisa menjaga stabilitas di lapangan dan ruang ganti,” kata Assegaf Razak.
Keputusan akhir mengenai siapa yang akan menjadi pengganti Yuran Fernandes dan mengemban ban kapten PSM Makassar musim ini masih ditunggu. Sosok pemimpin baru diharapkan mampu membawa PSM berprestasi di kancara Liga 1 2026/27.






