PAREPARE, NARASITA – PSM Makassar masih memiliki dua slot pemain asing yang belum terisi dari total kuota 11 pemain untuk ajang Super League 2026/27. Situasi ini muncul menjelang kick-off kompetisi pada 4 September 2026, di mana Stefan Baltic tengah menjalani trial dan satu slot lainnya kemungkinan akan diisi penyerang.
Klub berjuluk Juku Eja tersebut berencana memaksimalkan kuota pemain asing demi memperkuat skuadnya. Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, yang merupakan markas PSM Makassar, menjadi saksi persiapan tim menghadapi musim baru ini.
Berdasarkan regulasi Super League, setiap klub diizinkan memiliki maksimal 11 pemain asing. Dari jumlah tersebut, 9 pemain bisa masuk daftar susunan pemain dan 7 pemain di antaranya dapat bermain secara bersamaan di lapangan. PSM Makassar sendiri saat ini sudah memiliki 9 pemain asing yang resmi bergabung.
Satu dari dua slot kosong tersebut berpotensi diisi oleh Stefan Baltic. Pemain berposisi sayap kiri ini sedang menjalani masa trial bersama PSM Makassar. Jika performanya memuaskan, ia bisa saja mengisi salah satu tempat di skuad Juku Eja.
Sementara itu, slot pemain asing terakhir diperkirakan akan dialokasikan untuk penyerang. Hal ini bertujuan untuk menambah daya gedor lini depan PSM Makassar yang diharapkan bisa lebih tajam di kompetisi Super League mendatang. Keputusan akhir terkait siapa saja pemain asing yang akan direkrut sepenuhnya berada di tangan manajemen klub dan pelatih kepala, Darije Kalezic.
“Keputusan terkait penambahan pemain asing tetap berada di tangan manajemen dan tim kepelatihan, dengan mempertimbangkan kebutuhan skuad,” kata sumber internal PSM Makassar.
Memaksimalkan kuota pemain asing menjadi strategi penting bagi PSM Makassar. Hal ini tidak hanya untuk meningkatkan daya saing tim di Super League, tetapi juga untuk memberikan antusiasme lebih bagi para penggemar yang menantikan kehadiran wajah-wajah baru di lini serang Juku Eja.






