MIAMI, NARASITA – Tim Nasional Inggris dan Prancis akan saling berhadapan dalam pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion Miami, Florida, Amerika Serikat, pada Minggu, 19 Juli 2026 pukul 04.00 WIB. Laga ini menjadi pertemuan ke-33 antara kedua raksasa Eropa, dengan Prancis diunggulkan berdasarkan tren performa modern dan prediksi statistik, menjadi tontonan menarik dalam perebutan juara 3 Piala Dunia 2026.
Kedua tim harus puas memperebutkan posisi ketiga setelah gagal melaju ke partai puncak. Prancis harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor 0-2 di semifinal, sementara Inggris ditumbangkan Argentina 1-2 dalam pertandingan yang ketat. Ini bukan hasil yang diharapkan kedua negara, namun tetap menjadi ajang untuk mengakhiri turnamen dengan kepala tegak.
Rekor pertemuan Inggris vs Prancis menunjukkan dominasi tipis dari The Three Lions secara keseluruhan. Sejak pertama kali bertemu pada tahun 1923, total 32 laga telah dimainkan. Inggris berhasil meraih 17 kemenangan, Prancis 10 kemenangan, dan lima pertandingan berakhir imbang. Dalam sejarah Piala Dunia, Inggris sempat unggul 2-0 pada 1966 dan 3-1 pada 1982, namun Les Bleus membalas dengan kemenangan 2-1 pada edisi 2022.
Namun, dalam era modern dari tahun 2004 hingga 2022, Prancis justru menunjukkan superioritas atas Inggris. Mereka mencatat empat kemenangan, berbanding dua kemenangan bagi Inggris, dengan satu hasil imbang. Prediksi Opta Supercomputer untuk laga perebutan juara ketiga Inggris vs Prancis ini juga menempatkan Prancis sebagai unggulan dengan peluang menang 50,7%, jauh di atas Inggris yang hanya 25,6%, sementara kemungkinan imbang adalah 23,7%. Media olahraga banyak memprediksi skor akhir 2-1 untuk kemenangan Prancis.
“Piala Dunia belum berakhir. Masih ada satu pertandingan lagi untuk dimainkan. Kami tidak terlalu menantikannya, tetapi harus dimainkan,” kata Thomas Tuchel, Pelatih Inggris, dalam konferensi pers FIFA pada 18 Juli 2026, menyiratkan adanya kekecewaan namun tetap profesional.
Laga Inggris vs Prancis ini juga akan menjadi panggung perpisahan emosional bagi Didier Deschamps, yang telah memimpin tim nasional Prancis selama 15 tahun. “Tirai terakhir akan turun besok. Saya mendapat kehormatan memimpin selama 15 tahun, dan ini adalah bagian terindah dalam hidup saya,” kata Didier Deschamps, Pelatih Prancis, seperti dikutip DetikJatim pada 18 Juli 2026.
Prediksi dari Opta Supercomputer semakin mengukuhkan pandangan bahwa Prancis memiliki keunggulan. “Les Bleus memiliki peluang hampir dua kali lipat lebih besar untuk menang dibandingkan Inggris,” demikian hasil analisis Opta Supercomputer yang dilaporkan DetikJabar pada 18 Juli 2026. Meski demikian, Inggris akan berusaha keras untuk mencatatkan hasil terbaik kedua mereka di Piala Dunia pria, meskipun mereka menghadapi tim Prancis yang diunggulkan dalam pertandingan perebutan juara 3 Piala Dunia 2026 ini.





