Narasita.com- Palu, – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama, Profesor Lukman Thahir, mendorong pemanfaatan sebagian dana zakat yang dikelola Unit Pengumpul Zakat (UPZ) untuk membantu pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa dari keluarga ekonomi menengah ke bawah.
Menurut Lukman, langkah ini merupakan bentuk komitmen perguruan tinggi dalam meringankan beban mahasiswa sekaligus memastikan akses pendidikan jenjang sarjana (S1) tetap terbuka bagi kalangan kurang mampu.
“Hal ini sebagai bentuk keberpihakan kita dalam membantu dan meringankan beban mahasiswa dari keluarga menengah ke bawah dalam pemenuhan pendidikan jenjang S1,” ujar Lukman di Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (18/9/2025).
UIN Datokarama membentuk UPZ pada akhir 2024. Kehadiran lembaga tersebut tidak hanya berfungsi mengelola zakat dari sivitas akademika, tetapi juga diarahkan menjadi solusi bagi mahasiswa yang kesulitan membayar UKT.
Lukman mengungkapkan, masih banyak generasi muda Gen Z di Sulawesi Tengah yang bercita-cita melanjutkan studi ke perguruan tinggi, termasuk UIN Datokarama. Namun, sebagian dari mereka terkendala masalah biaya.
“UPZ UIN Datokarama harus merespons kondisi ini. Kehadiran UPZ diharapkan dapat membantu pembiayaan kuliah mahasiswa dari keluarga menengah ke bawah,” kata Lukman.
Ia menambahkan, mahasiswa yang menghadapi kendala pembayaran UKT juga bisa mengakses pinjaman dana dari UPZ dengan prinsip gotong royong.
“Namun ini perlu ada komitmen bersama. Prinsipnya, UPZ siap membantu agar mahasiswa dari keluarga ekonomi menengah ke bawah tetap mengenyam pendidikan jenjang S1,” tegasnya.
Lukman menekankan, perguruan tinggi yang dipimpinnya berkomitmen memberikan akses pendidikan seluas mungkin bagi masyarakat. “UPZ ini kita fungsikan bukan hanya untuk mengumpulkan zakat, tapi juga menjadi solusi nyata bagi mahasiswa yang mengalami kesulitan finansial, terutama terkait pembayaran UKT,” ujarnya.





