Narasita.com- Palu, – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama, Profesor Lukman Thahir, memperjuangkan penyediaan fasilitas asrama mahasiswa di Kampus II UIN Datokarama, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Upaya ini dinilai sebagai bentuk keberpihakan kampus terhadap kebutuhan mahasiswa.
“Kami menginginkan agar mahasiswa fokus belajar meraih mimpi-mimpi masa depan, tanpa terbebani memikirkan fasilitas tempat tinggal,” kata Lukman di Palu, Sabtu (13/9/2025).
Kampus II UIN Datokarama ditempati oleh Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK). Pada Jumat (12/9/2025), Lukman bersama pimpinan fakultas bertemu sekitar 200 mahasiswa baru dalam agenda silaturahmi.
Dalam kesempatan itu, Lukman menegaskan bahwa mahasiswa baru adalah generasi muda yang sedang dipersiapkan menuju generasi emas 2045. Untuk mendukung hal tersebut, kampus berkomitmen menyediakan fasilitas penunjang, salah satunya asrama mahasiswa.
Saat ini, Kampus II UIN Datokarama telah memiliki satu gedung berlantai tiga yang difungsikan sebagai asrama dengan kapasitas sekitar 100 orang. Asrama tersebut dikelola dengan konsep pondok pesantren dan akan diserahkan pengelolaannya kepada Mahad Aljamiah.
Selain gedung, UIN Datokarama juga menyiapkan fasilitas pendukung berupa tempat tidur, air, listrik, internet, kantin bersih dan halal, serta tenaga keamanan. Semua fasilitas itu dipastikan gratis bagi mahasiswa penghuni asrama.
“Tidak ada pungutan biaya sekecil apa pun. Jika ada yang memungut, laporkan kepada saya, akan saya tindak tegas,” ujar Lukman.
Lebih lanjut, Lukman menambahkan bahwa pihaknya terus menambah sarana dan prasarana di Kampus II, seperti laboratorium ibadah, bak penampung air, akses internet, CCTV, laboratorium bahasa, dan food court.





