MILAN, NARASITA – Pelatih AC Milan, Rúben Amorim, secara mengejutkan memasukkan penyerang andalannya, Christopher Nkunku, ke dalam daftar jual klub. Keputusan Ruben Amorim jual Nkunku ini terungkap dalam pertemuan transfer penting di Milanello pada Kamis, Agustus 2026, setelah evaluasi Amorim terhadap performa skuad selama satu bulan bekerja.

Rúben Amorim menilai performa Christopher Nkunku tidak menunjukkan konsistensi yang diharapkan, meski sempat tampil cukup menjanjikan di beberapa pertandingan. Penyerang berusia 28 tahun yang didatangkan dari Chelsea pada musim panas 2025 dengan biaya €37 juta ini hanya mencetak 7 gol musim lalu, sebuah angka yang dianggap belum memuaskan untuk investasi sebesar itu.

Pertemuan strategis tersebut dihadiri langsung oleh pemilik RedBird Capital, Gerry Cardinale, yang datang menggunakan helikopter ke Milanello. Bersama Direktur Teknis Hendrik Almstadt, Cardinale membahas arah strategi transfer klub yang diselaraskan dengan filosofi Amorim. Hasilnya, Ruben Amorim jual Nkunku menjadi salah satu poin utama yang disepakati.

Filosofi Rúben Amorim jelas: tidak ada pemain yang memiliki posisi aman di skuadnya. Setiap pemain akan dinilai berdasarkan performa dan kontribusi nyata di lapangan. Keputusan Ruben Amorim jual Nkunku ini menegaskan bahwa bahkan pemain dengan banderol mahal sekalipun tidak luput dari evaluasi ketat.

Sebelumnya, Amorim sempat memberi kepercayaan kepada Nkunku dengan memainkannya di laga uji coba melawan Inter dan Chelsea, bahkan memberinya kesempatan mengeksekusi penalti. Namun, evaluasi mendalam selama sebulan menunjukkan bahwa Nkunku belum memenuhi ekspektasi sang pelatih.

Selain Nkunku, Rúben Amorim juga memutuskan untuk melepas David Odogu, Fikayo Tomori, dan Youssouf Fofana yang diizinkan mencari klub baru. Keputusan ini menunjukkan tekad Amorim untuk merombak skuad sesuai visi dan strateginya.

“David Odogu, Fikayo Tomori, dan Youssouf Fofana memang sudah tidak masuk rencana. Namun cukup mengejutkan, nama Nkunku turut disebut dalam daftar tersebut,” kata Peppe Di Stefano dari Sky Sport Italia.

Bagi AC Milan, penjualan Nkunku berpotensi mendatangkan pemasukan signifikan yang dapat digunakan untuk membeli pemain baru yang lebih sesuai dengan kebutuhan tim. Sementara itu, Christopher Nkunku kini harus mencari klub baru hanya setahun setelah bergabung dengan Rossoneri.