MILAN, NARASITA – Pelatih AC Milan, Ruben Amorim, mengejutkan banyak pihak dengan rencana taktik terbarunya. Ia memproyeksikan Diego Moreira sebagai wing-back andalan, alih-alih di posisi winger murninya. Keputusan strategis ini diambil awal September 2026, menjelang bergulirnya laga Serie A musim 2026/27, untuk memaksimalkan kemampuan 1v1 Diego Moreira dalam membongkar pertahanan lawan.

Diego Moreira, winger muda Portugal berusia 22 tahun yang baru direkrut Milan pada musim panas 2026, dikenal dengan kecepatan, kreativitas, dan kemampuan duel satu lawan satu yang superior. Ruben Amorim melihat potensi besar pada Diego Moreira untuk menjadi penyerang sayap yang lebih fleksibel di bawah skemanya.

Amorim menegaskan bahwa penempatan Diego Moreira sebagai wing-back bukan sekadar eksperimen, melainkan bagian dari filosofi taktisnya yang mengedepankan fleksibilitas posisi dan rotasi pemain. Ini juga akan menjadi cara untuk memaksimalkan kehadiran Diego Moreira di tim inti.

“Saya melihatnya lebih sebagai bek sayap… untuk memberi kami situasi 1 lawan 1 melawan tim-tim yang bertahan sangat baik,” kata Ruben Amorim.

Peran baru Diego Moreira ini akan memberinya kebebasan untuk beroperasi baik di sisi kanan maupun kiri lapangan, memberikan AC Milan opsi taktis yang lebih kaya. Kemampuan Diego Moreira di posisi wing-back dapat dikombinasikan dengan Samuel Chukwueze di posisi winger kanan, menciptakan daya gedor yang mematikan dari kedua sisi.

Dengan padatnya jadwal pertandingan di Serie A dan Liga Champions, rotasi pemain menjadi kunci bagi kesuksesan AC Milan. Diego Moreira, dengan peran barunya sebagai wing-back, dipastikan akan menjadi bagian integral dari proyek ambisius Ruben Amorim. Peran wing-back akan membuat Diego Moreira mendapatkan menit bermain yang lebih banyak.

“Siapa pun yang bermain terbaik akan bermain,” tambahnya, menyoroti filosofi rotasi skuadnya.