NEW JERSEY, NARASITA – Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) telah secara resmi menjatuhkan sanksi disipliner kepada sejumlah pemain dari tim nasional Argentina dan Spanyol, menyusul insiden bentrokan pasca final Piala Dunia 2026. Keputusan Sanksi FIFA Pasca Final Piala Dunia 2026 ini diumumkan pada 21 Agustus 2026, menargetkan pemain seperti Leandro Paredes, Nahuel Molina, Thiago Almada, Ayala (Argentina), serta Pablo Gavi (Spanyol), setelah pertandingan yang berlangsung panas di Stadion MetLife pada 19 Juli 2026.

Sanksi ini merupakan hasil investigasi menyeluruh oleh Komite Disiplin FIFA, yang meninjau rekaman pertandingan, laporan wasit, dan bukti tambahan terkait insiden di final. Komite memutuskan bahwa beberapa pemain melanggar kode disiplin FIFA, khususnya Pasal 48–57 mengenai “Violent Conduct” dan “Unsporting Behavior”. Sanksi FIFA Pasca Final Piala Dunia 2026 ini mencakup larangan bertanding dan denda finansial yang signifikan.

Pemain Argentina, Leandro Paredes, menerima hukuman terberat dengan larangan 10 pertandingan dan denda USD 90.000, setara dengan sekitar Rp1,35 miliar. Rekannya, Nahuel Molina, juga mendapatkan sanksi berat berupa larangan 7 pertandingan dan denda USD 90.000. Sementara itu, Thiago Almada dan Ayala masing-masing dilarang bermain 1 dan 3 pertandingan, disertai denda USD 30.000.

Tidak hanya pemain Argentina, gelandang muda Spanyol, Pablo Gavi, turut terkena dampak Sanksi FIFA Pasca Final Piala Dunia 2026. Ia dijatuhi larangan 1 pertandingan dan denda USD 30.000. Total denda finansial yang dijatuhkan kepada para pemain mencapai USD 270.000 atau sekitar Rp4,05 miliar.

Jurnalis sepak bola terkemuka, Fabrizio Romano, mengonfirmasi kabar ini melalui media sosialnya. “RESMI: Sanksi FIFA menyusul pertandingan Argentina-Spanyol, termasuk larangan 10 pertandingan untuk Paredes, 7 untuk Nahuel Molina, dan 1 untuk Pablo Gavi,” kata Fabrizio Romano.

Komite Disiplin FIFA menegaskan bahwa keputusan ini diambil untuk menjaga integritas kompetisi. “Sanksi ini dijatuhkan untuk menjaga integritas kompetisi dan memastikan perilaku sportif tetap menjadi standar utama dalam sepak bola internasional,” demikian pernyataan resmi FIFA.

Keputusan Sanksi FIFA Pasca Final Piala Dunia 2026 ini menandai salah satu hukuman disipliner terbesar dalam sejarah turnamen, mengirimkan pesan tegas mengenai komitmen FIFA terhadap penegakan disiplin dan fair play. Argentina akan sangat terdampak dengan absennya beberapa pemain inti untuk periode yang panjang, meskipun dampak bagi Spanyol relatif lebih ringan.