Jakarta, NARASITA – Wakil Menteri Pertanian Sudaryono dikabarkan akan menduduki posisi strategis sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), menggantikan Nanik S. Deyang yang resmi mengundurkan diri pada 22 Juli 2026 karena alasan kesehatan. Presiden Prabowo Subianto dikabarkan mempertimbangkan Sudaryono sebagai Kepala BGN berkat rekam jejaknya di bidang pertanian dan ketahanan pangan.

Nanik S. Deyang hanya menjabat selama 44 hari sebagai Kepala BGN, mulai 8 Juni hingga 22 Juli 2026. Alasan resmi pengunduran dirinya adalah untuk fokus menjalani pengobatan jantung di luar negeri. Pergantian cepat ini menyoroti urgensi stabilitas kepemimpinan di Badan Gizi Nasional.

Nama Sudaryono, yang telah menjabat Wakil Menteri Pertanian sejak 2024, menjadi sorotan sebagai kandidat kuat Sudaryono Kepala BGN. Ia dikenal memiliki kedekatan dengan Presiden Prabowo Subianto dan aktif dalam program ketahanan pangan nasional. Pengalaman birokrasi serta politiknya dianggap relevan untuk memimpin lembaga strategis ini.

Badan Gizi Nasional (BGN) merupakan lembaga baru yang memiliki peran krusial dalam mengatasi masalah gizi nasional, termasuk penanganan stunting. Dengan adanya isu pergantian kepemimpinan, ekspektasi publik terhadap Sudaryono Kepala BGN dalam mencapai hasil nyata sangat tinggi. BGN harus bekerja sama dengan berbagai kementerian seperti Pertanian, Kesehatan, dan Sosial. Informasi lebih lanjut mengenai program gizi nasional dapat diakses melalui situs resmi Kementerian Kesehatan.

“BGN adalah lembaga strategis. Kami butuh pemimpin yang kuat dan berpengalaman di bidang pangan dan gizi,” kata Presiden Prabowo Subianto.

“Jika dipercaya, saya siap melanjutkan program gizi nasional dan fokus pada penurunan stunting,” kata Sudaryono.

Saat ini, BGN sedang mempersiapkan program percepatan penanganan stunting untuk periode 2026-2027. Sembari menunggu pengumuman resmi dari Istana terkait penunjukan Sudaryono Kepala BGN yang baru, nama Sudaryono terus menguat di kalangan media dan pengamat politik. Publik berharap transisi kepemimpinan tidak menghambat agenda penting tersebut.