LONDON, NARASITA – Pelatih Chelsea, Xabi Alonso, menyoroti kelemahan pertahanan Chelsea usai anak asuhnya ditahan imbang 2-2 oleh Hull City dalam lanjutan Premier League pekan ke-4, Minggu (13/09/2026). Hasil di Stamford Bridge ini menambah panjang rekor buruk Chelsea yang gagal menjaga clean sheet.
Alonso secara terbuka mengungkapkan bahwa timnya lebih unggul dalam menyerang, namun memiliki kendala serius di lini belakang. Hal ini tercermin dari jumlah gol kebobolan yang mencapai delapan dalam empat pertandingan liga, atau rata-rata dua gol per laga.
Kondisi pertahanan Chelsea yang rapuh ini membuat mereka gagal meraih poin penuh, meskipun memiliki lini serang yang produktif. Alonso menegaskan perlunya perbaikan mendesak pada organisasi pertahanan.
Permasalahan pertahanan Chelsea terlihat di berbagai aspek, mulai dari open-play, set-pieces, hingga antisipasi long balls. Intensitas permainan yang menurun di babak kedua serta jarak antar-pemain yang melebar juga menjadi pemicu celah di lini belakang.
Alonso sangat kecewa dengan performa defensif timnya. Ia menekankan pentingnya mentalitas dan kesiapan dalam setiap pertandingan.
“Jika Anda lembek, jika Anda tidak bersiap, Anda akan dihukum,” kata Xabi Alonso, Pelatih Chelsea.
Mantan gelandang legendaris ini juga membandingkan kualitas menyerang dan bertahan timnya.
“Chelsea lebih baik dalam menyerang daripada bertahan. Kami harus tampil lebih solid,” tambah Xabi Alonso.
Manajer asal Spanyol ini bahkan mengungkapkan harapannya agar timnya bisa memenangkan pertandingan dengan gaya bermain yang lebih pragmatis dan solid.
“Saya berharap suatu hari para pendukung bisa berkata: pertandingan tadi membosankan, tapi kita menang,” tutup Xabi Alonso. Komentar ini menunjukkan betapa besar keinginan Alonso untuk memperbaiki pertahanan Chelsea demi hasil maksimal. Chelsea FC sendiri kini menghadapi tantangan besar untuk mengembalikan kepercayaan diri di lini belakang.





