Narasita.com- Palu, – Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng) menggandeng kelompok tani untuk melaksanakan program Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV di lahan seluas 1.864,5 hektare. Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap program swasembada pangan nasional.

Penanaman jagung secara nasional tersebut dipimpin Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, Rabu (8/10/2025). Ia didampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, serta Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariadi.

Turut hadir Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi, dan Direktur Utama Perum Bulog Mayjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani.

Di Sulawesi Tengah, kegiatan dipusatkan di Palu dan diikuti secara serentak oleh jajaran Polres bersama unsur Forkopimda serta kelompok tani di masing-masing wilayah. Kapolda Sulteng Irjen Pol Agus Nugroho hadir didampingi Wakapolda Brigjen Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra, Irwasda, dan pejabat utama Polda Sulteng.

Irjen Agus Nugroho menjelaskan, kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Ia menegaskan, Polri berkomitmen untuk terus mendorong kesejahteraan petani melalui optimalisasi lahan pertanian di daerah.

“Pada kuartal IV ini, Polda Sulteng menargetkan penanaman di lahan seluas 1.864,5 hektare dengan produktivitas rata-rata empat ton per hektare. Diperkirakan hasil panen mencapai 7.458 ton dalam 90 hari ke depan,” ujar Agus Nugroho.

Sebelumnya, pada kuartal I hingga III tahun 2025, Polda Sulteng telah menggarap 1.960,81 hektare lahan dengan total hasil panen mencapai 7.698 ton. Dengan tambahan kuartal IV, total lahan yang telah ditanami jagung mencapai 3.825,31 hektare di wilayah Sulawesi Tengah.

Dalam pelaksanaan program ini, Polda Sulteng bekerja sama dengan 1.120 kelompok tani yang beranggotakan 16.464 orang. Kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan petani diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian.

Untuk mendukung proses penanaman, Polda Sulteng juga menyiapkan berbagai alat dan mesin pertanian, di antaranya satu unit traktor besar, 125 hand tractor, 93 alat tanam jagung, serta 24 mesin perontok.

“Kami percaya, sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan kelompok tani akan memberikan dampak besar dalam memperkuat ketahanan pangan di Sulawesi Tengah,” kata Agus Nugroho.