Narasita.com- Palu — Sebanyak delapan personel Brigadir One Zero (BOZ) dinyatakan lulus terpilih dalam seleksi Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan ke-55 dan 56 Tahun Anggaran 2026 tingkat Panitia Daerah (Panda) Polda Sulawesi Tengah. Kepastian itu ditetapkan dalam sidang kelulusan akhir yang digelar di Aula Rupatama Polda Sulteng, Selasa (30/12/2025).
Sidang kelulusan tersebut menjadi tahapan akhir dari rangkaian seleksi SIP yang diikuti para peserta, termasuk bintara Polri angkatan 2010 atau yang dikenal sebagai BOZ. Para peserta sebelumnya telah melalui serangkaian tes ketat, mulai dari administrasi, akademik, kesehatan, jasmani, hingga psikologi.
Delapan personel BOZ yang dinyatakan lulus terpilih tingkat Panda Polda Sulawesi Tengah masing-masing Bripka Devi Defriani Bandaso dari Ditresnarkoba Polda Sulteng; Bripka Dian Ekawati dan Bripka Amirullah dari Ditreskrimum Polda Sulteng; Bripka Munawir Hidayat dan Bripka Hamriadi dari Yanma Polda Sulteng; Bripka Jilly Fernando Tea dari Polres Poso; Bripka Doddy Alexander Mokotika dari Polresta Palu; serta Brigpol Irfan Harun dari Bidhumas Polda Sulteng.
Polda Sulawesi Tengah menegaskan, seluruh proses seleksi dilaksanakan secara objektif dan transparan sebagai wujud komitmen institusi dalam mencetak calon perwira Polri yang profesional, berintegritas, dan berkompeten.
Salah satu peserta yang dinyatakan lulus, Bripka Amirullah, mengungkapkan rasa syukur atas hasil yang diraihnya. Ia menilai proses seleksi SIP menuntut kesiapan fisik dan mental yang matang.
“Alhamdulillah, ini hasil dari kerja keras, doa, serta dukungan keluarga, pimpinan, dan rekan-rekan di satuan maupun sesama angkatan. Proses seleksi sangat ketat dan transparan, sehingga menjadi motivasi bagi saya untuk terus meningkatkan kemampuan dan tanggung jawab sebagai anggota Polri,” ujarnya.
Dengan kelulusan tersebut, para peserta selanjutnya akan mengikuti pendidikan SIP di Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Lemdiklat Polri, Sukabumi, Jawa Barat.
Kepala Biro Sumber Daya Manusia Polda Sulteng Kombes Pol Anton Sudjarwo berharap, para personel yang lulus mampu menjaga integritas serta nama baik institusi selama menjalani pendidikan maupun penugasan ke depan.
“Bagi peserta yang dinyatakan lulus terpilih agar tidak berpuas diri. Masih ada tahapan pendidikan yang harus dijalani di Setukpa. Jaga nama baik institusi, baik selama pendidikan maupun dalam pelaksanaan tugas ke depan,” kata Anton.rlis





