Narasita.com- PALU, — Sebanyak 42 siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Izzul Islam mengikuti kegiatan outing class edukatif di Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (23/1/2026). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman dini kepada siswa mengenai mitigasi bencana, khususnya gempa bumi.

Rombongan siswa yang didampingi sembilan orang guru disambut oleh pimpinan dan jajaran personel Kantor SAR Palu. Dalam kunjungan tersebut, siswa memperoleh materi kebencanaan melalui pemutaran video edukatif, penjelasan langsung dari petugas SAR, serta simulasi evakuasi gempa bumi.

Kepala Urusan Umum Kantor SAR Palu, Ruslan, mengatakan edukasi kebencanaan perlu diberikan sejak usia dini untuk membangun kesiapsiagaan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan pemahaman kepada anak-anak tentang pentingnya mitigasi bencana, khususnya gempa bumi. Dengan begitu, mereka tidak panik dan mengetahui langkah yang harus dilakukan saat bencana terjadi,” kata Ruslan.

Pada kesempatan itu, Kantor SAR Palu juga menyerahkan buku edukasi bertajuk SAR Goes to School kepada pihak sekolah sebagai bahan pembelajaran tambahan.

Selain menerima materi, para siswa diperkenalkan dengan berbagai peralatan SAR, di antaranya perahu karet, kendaraan operasional, serta perlengkapan keselamatan yang digunakan dalam operasi pencarian dan pertolongan.

Selama kegiatan berlangsung, siswa tampak antusias mengikuti rangkaian acara dan aktif mengajukan pertanyaan kepada petugas. Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap para siswa dapat menjadi agen penyebar informasi kesiapsiagaan bencana di lingkungan sekolah maupun keluarga.