Narasita.com- PALU, — Ketua Komisi I DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Bartholomeus Tandigala, menghadiri pengukuhan Pengurus Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Provinsi Sulawesi Tengah periode 2026-2031 di Gedung Pogombo, Kantor Gubernur Sulteng, Jumat (1/5/2026).
Bartholomeus hadir mewakili Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah. Sementara pengukuhan pengurus BAMAG dilakukan oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, yang mewakili Gubernur Sulteng.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua BAMAG Sulteng Lukky Semen, Sekretaris BAMAG Kaleb Tokii, Anggota Komisi III DPRD Sulteng Marthen Tibe, unsur Forkopimda Sulteng, Ketua Majelis Sinode GPID Sulteng Pdt. Alexander Z. Rondonuwu, FKUB Sulteng, pimpinan lembaga gereja, para gembala jemaat denominasi gereja se-Sulteng, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Ketua BAMAG Sulteng Lukky Semen mengatakan BAMAG telah berdiri sejak 1993 atas gagasan almarhum Abdul Aziz Lamadjido saat menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Tengah.
Menurut Lukky, BAMAG memiliki tanggung jawab membina hubungan, menjaga kerukunan, serta meningkatkan kerja sama antar denominasi gereja dalam pelayanan umat.
“BAMAG juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah,” ujarnya.
Ia menyebutkan, BAMAG Sulteng menaungi sekitar 2.360 gereja dengan jumlah umat mencapai 411.145 jiwa di Sulawesi Tengah. Karena itu, BAMAG diharapkan mampu menjadi wadah koordinasi dan sinergi antar gereja di tengah dinamika sosial masyarakat.
Selain itu, BAMAG diharapkan menjadi pilar dalam menjaga kerukunan umat beragama serta membangun dialog harmonis lintas agama di Sulawesi Tengah.
Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Sulteng Dr. Bartholomeus Tandigala menilai pengukuhan pengurus BAMAG periode 2026-2031 menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan dan pelayanan gereja di tengah masyarakat yang majemuk.
“Saya berharap kepengurusan yang baru dapat menjadi wadah yang semakin solid dalam membangun kebersamaan antar gereja serta memperkuat nilai-nilai kasih dan toleransi,” kata Bartholomeus.
Ia menambahkan, gereja memiliki peran strategis dalam membangun karakter moral masyarakat, menumbuhkan semangat persaudaraan, dan menjadi mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Bartholomeus juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus BAMAG yang telah dikukuhkan dan berharap kepengurusan baru dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi.
“Mari bersama menjaga persatuan, memperkuat toleransi, serta membangun Sulawesi Tengah yang damai, maju, dan sejahtera,” ujarnya.rlis





