Narasita.com- PALU, – Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menilai Pesta Wirausaha Palu (PWP) 2026 menjadi salah satu agenda yang paling dinantikan generasi muda karena mampu menghadirkan inspirasi dan motivasi untuk memulai usaha.
Hal tersebut disampaikan Hadianto saat menjadi narasumber dalam Pesta Wirausaha Palu 2026 yang diselenggarakan Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Palu di Tanaris Coffee, Kota Palu, Minggu (14/6/2026).
Kegiatan yang mengusung semangat pengembangan kewirausahaan itu dihadiri ratusan peserta yang terdiri dari pelaku usaha, komunitas, mahasiswa, hingga generasi muda yang ingin mengembangkan maupun memulai bisnis baru.
Dalam kesempatan tersebut, Hadianto mengapresiasi peran TDA Palu yang dinilai telah berkontribusi besar dalam menumbuhkan semangat kewirausahaan di Kota Palu.
“Event seperti inilah yang menurut saya ditunggu-tunggu oleh anak muda Kota Palu. Karena seingat saya, prakarsa agar UMKM bisa tumbuh dan berkembang dengan baik diawali oleh program-program yang dijalankan teman-teman TDA,” kata Hadianto.
Menurut dia, keberadaan TDA telah menginspirasi banyak anak muda untuk terjun ke dunia usaha. Semangat itu, lanjutnya, juga mendorong pemerintah untuk terus menghadirkan berbagai program yang mendukung lahirnya wirausahawan muda.
Hadianto mengatakan peluang untuk menjadi pengusaha saat ini semakin terbuka lebar karena pasar dinilai sangat menerima berbagai inovasi dan usaha baru yang dikembangkan generasi muda.
“Hari ini peluang untuk menjadi wirausahawan sangat terbuka. Pasar kita juga sangat menerima berbagai inovasi dan usaha baru yang dikembangkan anak-anak muda,” ujarnya.
Ia mencontohkan pesatnya pertumbuhan usaha kuliner dan kafe di Kota Palu sebagai bukti tingginya kreativitas generasi muda dalam membaca peluang bisnis.
Menurut Hadianto, persaingan usaha yang semakin ketat justru menjadi tantangan yang harus dijawab dengan kreativitas dan inovasi.
“Kompetitor tumbuh sangat kuat. Contohnya di Palu, banyak anak muda membuka kafe. Bahkan ada yang tidak memiliki lahan parkir yang besar, tetapi tetap mampu menarik pelanggan. Menurut saya itu luar biasa. Anak muda memang dituntut untuk kreatif dan inovatif dalam berkreasi,” tuturnya.
Selain itu, Hadianto menekankan pentingnya keberanian untuk memulai usaha. Ia mengatakan setiap bisnis besar selalu berawal dari mimpi yang kemudian diwujudkan melalui tindakan nyata dan konsistensi.
“Dari mimpi itulah terbentuk harapan. Tinggal bagaimana mau dieksekusi atau tidak. Tantangannya ada di situ. Mereka yang besar hari ini ternyata adalah mereka yang konsisten menjalankan usahanya,” katanya.
Hadianto juga mengingatkan bahwa setiap perjalanan usaha tidak akan lepas dari berbagai tantangan. Namun, menurutnya, masalah yang dihadapi dalam proses berwirausaha justru menjadi sumber pelajaran dan pengalaman berharga.
“Saya mau sampaikan kepada anak-anak muda, pertama, coba saja dulu. Ketika sudah berjalan, harus konsisten. Saat menghadapi masalah, harus kuat. Karena dari masalah itulah kita mendapatkan pelajaran, pengalaman, hingga pengetahuan yang akan membuat kita semakin matang dalam berusaha,” ujar Hadianto.
Melalui Pesta Wirausaha Palu 2026, pemerintah berharap semakin banyak generasi muda yang berani mengambil peluang usaha, membangun bisnis mandiri, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah melalui inovasi dan kreativitas.





