Narasita.com -PALU, – Tim SAR Palu meninjau langsung kondisi Gedung Auditorium Universitas Tadulako (Untad), Kota Palu, Sulawesi Tengah, yang mengalami kerusakan akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah tersebut.
Berdasarkan video amatir yang beredar, sejumlah mahasiswa dan tamu yang berada di dalam auditorium tampak panik dan berhamburan keluar gedung untuk menyelamatkan diri saat gempa terjadi.
Kuatnya guncangan sempat menimbulkan suasana mencekam di lokasi. Dari hasil pemantauan awal, kerusakan terlihat pada beberapa bagian bangunan, terutama plafon gedung yang rusak dan berjatuhan akibat gempa.
Tim SAR bersama instansi terkait kemudian melakukan pemeriksaan guna memastikan kondisi bangunan aman serta mengantisipasi kemungkinan adanya korban yang belum terdata.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu, Muhammad Rizal, mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan di sejumlah titik yang terdampak gempa.
“Hingga saat ini kami masih melakukan pendataan pada lokasi-lokasi yang mengalami kerusakan akibat gempa. Tim juga terus melakukan pencarian dan memastikan ada atau tidaknya korban dalam peristiwa ini,” ujar Rizal.
Sementara itu, hingga pukul 12.00 Wita, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat telah terjadi 13 kali gempa susulan.
Masyarakat diimbau tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan serta mengikuti informasi resmi yang disampaikan oleh pihak berwenang guna menghindari informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.lis





