Narasita.com- PARIGI MOUTONG, – Banjir merendam puluhan rumah warga di Desa Boyantongo dan Desa Masari, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Sabtu (20/6/2026) malam.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 23.00 Wita setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut dan menyebabkan debit air sungai meningkat hingga meluap ke permukiman warga.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah, sedikitnya 80 rumah terdampak banjir. Rinciannya, sekitar 20 rumah berada di Desa Boyantongo dan sekitar 60 rumah lainnya di Desa Masari.

Selain merendam rumah warga, banjir juga menggenangi ruas jalan utama yang menghubungkan kedua desa. Ketinggian air di sejumlah titik dilaporkan mencapai sekitar satu meter sehingga mengganggu aktivitas dan mobilitas masyarakat.

Tak hanya itu, sekitar 100 hektar lahan persawahan milik warga turut terendam akibat luapan air.

Kepala Pelaksana BPBD Sulawesi Tengah, Ir Asbudianto, mengatakan pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan pendataan dan asesmen di lokasi terdampak.

“Tim telah berada di lapangan untuk melakukan assessment serta berkoordinasi dengan pemerintah desa guna mengetahui kebutuhan penanganan yang diperlukan,” katanya dalam laporan yang diterima, Minggu (21/6/2026).

Meski menyebabkan kerugian material, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi akibat kejadian tersebut.

Hingga Minggu dini hari, genangan air dilaporkan masih merendam sejumlah rumah warga dan akses jalan di lokasi terdampak belum sepenuhnya normal.

BPBD mencatat normalisasi sungai menjadi kebutuhan mendesak untuk mengurangi risiko banjir berulang, terutama apabila curah hujan tinggi kembali terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Sementara itu, pemerintah daerah bersama aparat desa terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi sewaktu-waktu.rls