PALU, NARASITA – Malam Puncak Adujak GenRe Sulawesi Tengah Tahun 2026 sukses digelar di Ballroom Hotel Best Western Coco Palu pada Sabtu, 25/07/2026. Ajang bergengsi ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kota Palu, Ridwan Mustapa, mewakili Wali Kota Palu, serta dibuka oleh Plt. Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Sulawesi Tengah, Drs. Abdul Raaf Malik, M.Si., yang mewakili Gubernur Sulawesi Tengah, dengan tujuan memilih Duta Generasi Berencana (GenRe) yang inspiratif bagi remaja.
Kegiatan dengan tema “Miracle Fifteen: The Spirit of Arunika” ini menjadi wadah pembinaan penting bagi generasi muda. Sebanyak 15 finalis dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Sulawesi Tengah berkompetisi, menunjukkan potensi mereka sebagai agen perubahan.
Dalam sambutannya, Plt. Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Sulawesi Tengah, Drs. Abdul Raaf Malik, M.Si., menyampaikan apresiasi tinggi atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah kepada semua pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan Adujak GenRe Sulawesi Tengah 2026. Beliau menekankan bahwa generasi muda yang sehat merupakan modal utama dalam pembangunan daerah dan bangsa.
Para finalis diharapkan dapat menjadi duta edukasi aktif yang mampu menyebarkan informasi vital. Ini mencakup kesehatan reproduksi, upaya pencegahan stunting, perencanaan kehidupan berkeluarga, serta penerapan pola hidup sehat di tengah masyarakat secara luas.
Lebih lanjut, Abdul Raaf Malik mengajak seluruh generasi muda untuk bergotong-royong membangun Sulawesi Tengah. Targetnya adalah mewujudkan generasi yang bebas dari penyalahgunaan narkoba, praktik pernikahan anak, serta perilaku seksual berisiko, di samping mampu memanfaatkan teknologi secara bijak untuk kegiatan produktif dan bermanfaat.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah, Nuryamin, mengungkapkan harapannya agar duta yang terpilih nantinya mampu mengharumkan nama Sulawesi Tengah di kancah nasional. Prestasi di ajang ini diharapkan dapat memotivasi lebih banyak remaja untuk berpartisipasi dalam program GenRe.
Nuryamin juga memaparkan bahwa saat ini terdapat sekitar 665 Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Sulawesi Tengah. Keberadaan PIK Remaja ini dianggap memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai program pemerintah, khususnya dalam upaya percepatan penanganan dan pencegahan stunting, sebuah isu krusial bagi masa depan bangsa.
“Ke depan kami berharap PIK Remaja semakin aktif dan berperan dalam mengedukasi teman sebaya serta mendukung berbagai program pembangunan kependudukan dan keluarga berencana,” kata Nuryamin.
Pada Adujak GenRe Sulawesi Tengah Tahun 2026 ini, Kota Palu mengirimkan tiga pasangan finalis. Mereka adalah perwakilan Kota Palu 1, Kota Palu 2, dan Kota Palu 3, yang menunjukkan komitmen daerah dalam mendukung pengembangan generasi muda.
Kehadiran Pemerintah Kota Palu dalam kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap pengembangan kapasitas generasi muda. Harapannya, mereka tumbuh menjadi pribadi berkarakter, sehat, berprestasi, dan mampu menjadi agen perubahan dalam mewujudkan keluarga berkualitas serta visi Indonesia Emas 2045.





