JAKARTA, NARASITA – Tanggal 1 Agustus menjadi penanda berbagai perayaan penting berskala global dan nasional setiap tahunnya. Peringatan ini mencakup isu kesehatan vital seperti Hari ASI Sedunia dan Hari Kanker Paru Sedunia, hingga inovasi teknologi World Wide Web Day, melibatkan organisasi internasional seperti WHO dan UNICEF, serta masyarakat dunia untuk meningkatkan kesadaran dan merayakan nilai-nilai penting.

Salah satu peringatan sentral pada 1 Agustus adalah Hari ASI Sedunia, yang sejatinya diperingati sepanjang pekan pertama Agustus (1–7 Agustus). Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan UNICEF gencar menyerukan pentingnya pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi. Data WHO tahun 2025 menunjukkan bahwa hanya sekitar 44% bayi di dunia yang menerima ASI eksklusif, sebuah angka yang masih jauh dari target global.

“ASI adalah investasi terbaik untuk kesehatan anak. Pemberian ASI eksklusif dapat menyelamatkan lebih dari 820 ribu nyawa anak setiap tahun,” kata Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal WHO.

Selain itu, pada 1 Agustus ini juga diperingati Hari Kanker Paru Sedunia. Kanker paru merupakan salah satu penyebab kematian akibat kanker tertinggi di seluruh dunia. Data dari Globocan tahun 2025 mencatat ada 2,2 juta kasus baru per tahun dengan angka kematian mencapai 1,8 juta, menyoroti urgensi kesadaran dan pencegahan.

Di bidang teknologi, 1 Agustus dikenal sebagai World Wide Web Day, yang merayakan penemuan monumental Tim Berners-Lee pada tahun 1989. Inovasi ini merevolusi cara manusia mengakses informasi dan berinteraksi. Data dari ITU tahun 2025 menunjukkan bahwa 5,4 miliar orang, atau sekitar 67% populasi dunia, kini menggunakan internet, membuktikan dampak global dari WWW.

“Web adalah ruang universal untuk berbagi informasi. Tugas kita adalah menjaga agar tetap terbuka dan aman bagi semua orang,” kata Tim Berners-Lee, Pencipta World Wide Web.

Momen 1 Agustus juga diramaikan dengan Hari Childfree Internasional, sebuah peringatan yang menyoroti hak individu untuk memilih hidup tanpa anak. Sebuah survei oleh Pew Research pada tahun 2024 mengungkapkan bahwa 44% orang dewasa di Amerika Serikat menyatakan tidak berencana memiliki anak, menunjukkan adanya pergeseran pandangan sosial.

Bagi jutaan anggota Pramuka di seluruh dunia, 1 Agustus adalah Hari Syal Pramuka Sedunia, sebuah simbol persaudaraan dan kebersamaan. Sementara itu, di Indonesia, tanggal ini menandai hari ulang tahun PT ASABRI (Persero) yang berdiri pada 1 Agustus 1971. ASABRI bertanggung jawab mengelola dana pensiun dan jaminan sosial bagi prajurit TNI, anggota Polri, dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Pertahanan. Laporan keuangan tahun 2025 ASABRI mencatat total aset sebesar Rp 34,7 triliun.

“ASABRI hadir untuk memberikan perlindungan sosial bagi prajurit TNI, anggota Polri, dan ASN Kementerian Pertahanan. Kami berkomitmen menjaga keberlanjutan dana pensiun dengan transparansi,” kata Julianto P., Direktur Utama ASABRI.

Pekan Badut Internasional juga dimulai pada awal Agustus, sebuah perayaan yang mengapresiasi seni hiburan badut yang telah menjadi bagian integral dari budaya populer sejak abad ke-19.

Di Indonesia sendiri, beberapa data terkini menunjukkan kondisi yang relevan dengan perayaan global ini. Persentase pemberian ASI eksklusif di Indonesia tercatat 61% (Kemenkes RI, 2025). Angka prevalensi kanker paru mencapai 34 ribu kasus baru per tahun (YKI, 2025). Sementara itu, jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai 221 juta orang (APJII, 2025) dan anggota Pramuka Indonesia berjumlah 25 juta orang (Kwartir Nasional, 2025).