Telur Rebus vs Telur Dadar: Mana Yang Lebih Baik untuk Anak?
Telur adalah salah satu sumber protein terbaik untuk anak-anak. Namun, cara pengolahannya ternyata berpengaruh besar pada kandungan nutrisinya. NARASITA mengulas perbandingan telur rebus vs telur dadar berdasarkan pandangan ahli gizi.
Telur Rebus: Nutrisi Lebih Terjaga
Menurut dr. Siti Nurjanah, ahli gizi anak, telur rebus memiliki keunggulan karena nutrisinya terjaga tanpa tambahan minyak atau bumbu. ‘Proses perebusan membuat protein dan vitamin dalam telur tetap utuh tanpa terpapar panas berlebih,’ jelasnya. Berikut manfaat telur rebus:
- Rendah kalori tanpa tambahan lemak.
- Kaya protein yang mudah dicerna.
- Tidak mengandung bahan tambahan seperti garam atau MSG.
Telur Dadar: Praktis tapi Kurang Ideal
Telur dadar memang lebih praktis dan disukai anak-anak karena rasanya yang gurih. Namun, proses penggorengan dengan minyak dapat menambah kalori dan mengurangi nutrisi. Menurut dr. Siti, ‘Penggunaan minyak saat menggoreng dapat mengoksidasi kolesterol dalam telur, sehingga kurang baik jika dikonsumsi berlebihan.’
Tips Memilih Telur untuk Anak
Berikut beberapa tips memilih jenis telur untuk anak-anak:
- Prioritaskan telur rebus untuk sarapan atau bekal sekolah.
- Batasi penggunaan minyak saat membuat telur dadar.
- Tambahkan sayuran seperti wortel atau bayam untuk meningkatkan nilai gizi.
Dengan memahami perbedaan telur rebus vs telur dadar, orang tua dapat memberikan pilihan terbaik untuk mendukung pertumbuhan anak. Temukan lebih banyak tips kesehatan anak di NARASITA.





