MADRID, NARASITA – Drama transfer penyerang Julián Álvarez kembali menghangat setelah sang pemain secara terang-terangan menegaskan hanya ingin bergabung dengan Barcelona. Situasi ini membuat klub pemiliknya, Atlético Madrid, berada di bawah tekanan kuat, sementara Barcelona siap kembali masuk dalam negosiasi setelah sebelumnya sempat mundur.
Kabar terkini, yang dilaporkan oleh jurnalis Gerard Romero, menyebutkan bahwa Julián Álvarez telah menolak tawaran dari klub Liga Primer Inggris, Arsenal, karena mimpinya adalah bermain untuk Barcelona. Penolakan ini memaksa Atlético Madrid untuk mempertimbangkan kembali posisinya, meskipun selama ini mereka menolak menjual pemain ke rival langsung di La Liga.
Pada Senin, 24 Agustus 2026, CEO Atlético Madrid, Gil Marín, dijadwalkan akan mengadakan pertemuan penting dengan penasihat dan pejabat klub. Pertemuan ini diharapkan akan membahas situasi transfer Julián Álvarez yang semakin rumit, terutama setelah keinginan kuat sang pemain yang hanya ingin berlabuh di Camp Nou.
Barcelona, yang awalnya menganggap operasi transfer Julián Álvarez telah mati, kini melihat celah untuk menghidupkan kembali perburuan. Keinginan Julián Álvarez yang teguh untuk bergabung dengan Blaugrana menjadi modal kuat bagi Barcelona untuk menekan Atlético Madrid di meja negosiasi. Masa depan Julián Álvarez tampaknya akan ditentukan dalam beberapa minggu mendatang.
“Julián tetap teguh: satu-satunya tujuan yang ia inginkan adalah Barcelona,” kata Gerard Romero, mengutip informasi dari sumber terdekat.






