JAKARTA, NARASITA – Harga emas Antam per 26 Agustus 2026 terpantau stabil di kisaran Rp2.768.000 hingga Rp2.774.920 per gram. Angka ini menunjukkan stabilitas setelah sebelumnya mengalami kenaikan pada hari-hari terakhir menjelang penutupan pasar. Meskipun demikian, harga buyback untuk emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penguatan.
Pada Rabu, 26 Agustus 2026, harga buyback (pembelian kembali) emas Antam tercatat sebesar Rp2.628.000 per gram. Angka ini menunjukkan kenaikan signifikan sebesar Rp18.000 dibandingkan harga pada 25 Agustus 2026 yang berada di Rp2.610.000 per gram. Fluktuasi harga emas Antam 26 Agustus ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk harga emas dunia dan permintaan domestik.
Kenaikan harga emas Antam 26 Agustus dan buyback ini terjadi di tengah sentimen positif pasar emas global. Harga emas dunia pada periode yang sama mencapai US$4.511,50 per troy ounce. Selain itu, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat juga turut berkontribusi pada penguatan harga emas domestik, menjadikannya instrumen investasi yang menarik.
Distribusi penjualan emas Antam dilakukan melalui butik-butik resmi Antam, serta melalui mitra seperti Pegadaian dan Galeri24. Seluruh transaksi harga emas Antam 26 Agustus dan buyback tunduk pada regulasi perpajakan yang berlaku di Indonesia.
Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017, setiap pembelian emas batangan akan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% bagi pemegang NPWP atau 0,9% bagi non-NPWP. Sementara itu, untuk transaksi buyback di atas Rp10 juta, akan dikenakan PPh 22 sebesar 1,5% bagi pemegang NPWP atau 3% bagi non-NPWP.
Berikut adalah rincian harga emas batangan Antam, UBS, dan Galeri24 per 26 Agustus 2026:
- Harga Emas Antam 1 gram: Rp2.768.000–Rp2.774.920
- Harga Buyback Antam: Rp2.628.000 per gram
- Harga Emas UBS 1 gram: Rp2.810.000
- Harga Emas Galeri24 1 gram: Rp2.726.000
- Harga Emas Antam 1 kilogram: Rp2.699.660.000 (Rp2.699.660 per gram)
Meskipun harga emas Antam 26 Agustus menunjukkan stabilitas, tren penguatan pada harga buyback mengindikasikan potensi pergerakan positif di masa mendatang. Investor diharapkan untuk terus memantau pergerakan harga emas dunia dan kebijakan moneter yang berlaku.






