ROMA, NARASITA – Kabar buruk menimpa SS Lazio setelah gelandang andalan mereka, Fisayo Dele-Bashiru, mengalami cedera dalam laga pembuka Serie A 2026/27 melawan Bologna di Stadion Renato Dall’Ara. Insiden ini secara langsung membuat lini tengah Lazio krisis, membebani pelatih Gennaro Gattuso yang harus menghadapi daftar masalah kebugaran pemain.

Cedera yang menimpa gelandang berusia 23 tahun tersebut terjadi di pekan pertama Serie A. Pihak klub masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui tingkat keparahan cedera Dele-Bashiru. Kehilangan pemain kunci ini menambah daftar panjang permasalahan Lazio, terutama setelah lini belakang mereka juga diganggu masalah kebugaran.

Fisayo Dele-Bashiru, gelandang tengah asal Nigeria, adalah sosok penting di skuad Lazio. Sepanjang musim 2025/26, ia mencatatkan 28 penampilan dengan kontribusi 3 gol dan 4 assist. Absennya Dele-Bashiru membuat kedalaman skuad di lini tengah Lazio krisis dan semakin terbatas.

Untuk mengisi kekosongan tersebut, Gattuso kemungkinan besar akan mengandalkan trio Davide Frattesi (26 tahun), Nicolò Rovella (24 tahun), dan Kenneth Taylor (23 tahun) sebagai starter. Ketiganya diharapkan bisa menjadi tulang punggung di tengah lapangan, namun opsi pengganti menjadi sangat minim. Kondisi ini membuat lini tengah Lazio krisis semakin terasa.

Alternatif utama yang dimiliki Lazio saat ini adalah Reda Belahyane, gelandang 22 tahun asal Prancis-Aljazair. Selain itu, Gattuso juga memiliki opsi darurat berupa Adrian Przyborek (21 tahun) dan Valerio Farcomeni (19 tahun) dari tim Primavera. Namun, menurunkan pemain muda di awal musim bisa menjadi risiko besar.

“Situasi ini membuat stok gelandang Lazio semakin terbatas. Trio Frattesi, Rovella, dan Taylor berpeluang menjadi pilihan utama melawan Genoa,” tulis laporan dari media Italia, Il Messaggero.

Sumber internal Lazio juga mengakui beratnya situasi ini. “Kami menunggu hasil pemeriksaan lanjutan Dele-Bashiru. Saat ini, opsi di lini tengah sangat terbatas,” ujar sumber internal klub.

Cedera Dele-Bashiru adalah pukulan telak bagi Lazio yang sudah diganggu krisis di lini belakang. Gattuso harus bekerja keras mencari solusi terbaik untuk mengatasi lini tengah Lazio krisis dan menjaga performa tim di awal musim Serie A yang kompetitif.