TURIN, NARASITA – Juventus kembali menunjukkan dominasinya di Serie A musim 2026/27 setelah Juventus kalahkan Parma dengan skor meyakinkan 2-0 dalam lanjutan pekan kedua. Pertandingan yang digelar di Allianz Stadium, Turin, pada Sabtu, 29 Agustus 2026, ini menjadi bukti ketangguhan pasukan Luciano Spalletti dengan kontribusi gemilang dari Nico González dan Teun Koopmeiners.

Kemenangan ini memperpanjang rekor sempurna Juventus di awal musim, dengan dua kemenangan beruntun tanpa kebobolan. Hasil ini sekaligus memperkuat posisi mereka di papan atas klasemen sementara Serie A.

Sejak peluit awal dibunyikan, Juventus langsung mengambil inisiatif serangan dan mendominasi penguasaan bola. Meski demikian, pertahanan rapat yang diperagakan Parma, di bawah asuhan Fabio Pecchia, cukup menyulitkan para penyerang Bianconeri di babak pertama.

Memasuki babak kedua, perubahan strategi yang dilakukan Luciano Spalletti terbukti jitu. Pada menit ke-58, ia memasukkan Nico González. Hanya empat menit berselang, tepatnya di menit ke-62, González langsung memecah kebuntuan dengan tendangan keras dari luar kotak penalti yang menghujam gawang Parma.

Parma mencoba merespons gol tersebut dan menciptakan beberapa peluang melalui El Bilal Toure, namun Guglielmo Vicario tampil sigap di bawah mistar gawang Juventus. Vicario berhasil mencatat clean sheet keduanya secara beruntun musim ini.

Kemenangan Juventus akhirnya dipastikan pada menit ke-88 oleh Teun Koopmeiners. Gelandang asal Belanda itu mencetak gol setelah menerima umpan matang dari Manuel Locatelli. Gol tersebut mengunci kemenangan 2-0 dan menegaskan keunggulan Juventus atas tim tamu.

Statistik pertandingan menunjukkan dominasi Juventus dengan 57% penguasaan bola dan 15 tembakan, di mana 8 di antaranya tepat sasaran. Sementara itu, Parma hanya mampu melepaskan 7 tembakan dengan 2 di antaranya mengarah ke gawang. Kerja sama tim yang solid dan kontribusi pemain pengganti menjadi kunci keberhasilan Juventus kalahkan Parma.

Manuel Locatelli menjadi salah satu pemain kunci dalam laga ini, dengan catatan 1 assist dan akurasi umpan mencapai 92%. Ia berperan penting dalam mengatur tempo permainan dan menciptakan peluang bagi lini serang Juventus. Kualitas skuad Juventus musim ini menunjukkan kedalaman yang memadai untuk bersaing di papan atas Serie A dan ajang kompetisi lainnya.

“Kami bangga dengan performa tim hari ini, khususnya bagaimana kami merespons di babak kedua setelah kesulitan di babak pertama,” kata Luciano Spalletti, pelatih Juventus Football Club. “Pemain pengganti memberi dampak instan, itu menunjukkan kualitas tim kami.”

Dengan dua kemenangan dan tanpa kebobolan, Juventus telah mengirim sinyal kuat kepada para pesaingnya. Mereka siap untuk memperebutkan gelar Serie A musim 2026/27. Laga selanjutnya akan menjadi tantangan untuk mempertahankan tren positif ini.