PALU, NARASITA – Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid mengajak masyarakat luas untuk membangun kebiasaan Hemat Energi Sulawesi Tengah dalam kehidupan sehari-hari. Pesan penting ini disampaikan saat sosialisasi dari Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM pada Rabu, 02/09, di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Tengah.
Anwar Hafid menekankan bahwa penghematan energi adalah langkah krusial yang manfaatnya akan dirasakan tidak hanya saat ini, tetapi juga bagi generasi mendatang. Inisiatif Hemat Energi Sulawesi Tengah ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan sumber daya.
“Kalau kita berhemat hari ini, sama halnya kita sedang berinvestasi untuk masa depan,” kata Anwar Hafid.
Menurutnya, kesadaran Hemat Energi Sulawesi Tengah tidak perlu dimulai dari hal besar. Masyarakat dapat memulainya melalui kebiasaan sederhana di rumah maupun tempat kerja. Contohnya adalah dengan mematikan lampu ketika tidak digunakan.
“Hal-hal kecil sangat penting untuk kita lakukan, misalnya mematikan lampu yang tidak digunakan. Lampu yang kita gunakan itu membutuhkan energi. Karena itu, kebiasaan sederhana seperti ini harus terus kita bangun,” ujarnya.
Anwar menilai upaya membangun budaya Hemat Energi Sulawesi Tengah menjadi semakin penting seiring kebutuhan energi yang terus berkembang. Ia juga menyebutkan bahwa Sulawesi Tengah memiliki potensi sumber daya alam dan mineral yang besar, serta tengah mendorong pengembangan energi terbarukan.
Sulawesi Tengah sendiri siap menyambut perkembangan energi terbarukan sebagai bagian dari pembangunan daerah. Namun, Anwar menekankan bahwa pengembangan energi untuk masa depan harus dibarengi dengan perubahan perilaku masyarakat dalam menggunakan energi secara bijak.
Oleh karena itu, ia berharap sosialisasi ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Peserta diharapkan dapat menjadi penggerak dan menyebarkan pesan Hemat Energi Sulawesi Tengah kepada masyarakat luas.
“Hemat energi harus memberikan manfaat nyata dan berdampak dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan rumah tangga maupun perkantoran,” tuturnya.
Senada dengan Gubernur, Sri Suparni Bahlil mengajak masyarakat menjadikan hemat energi sebagai bagian dari gaya hidup.
“Mari jadikan hemat energi sebagai bagian dari gaya hidup kita. Hemat energi dimulai dari hal-hal kecil dalam keseharian kita,” ajaknya.
Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin bersama Ketua TP-PKK Kota Palu Diah Puspita turut hadir. Imelda juga secara simbolis menerima bantuan dukungan operasional penyedotan tinja dari Kementerian Pekerjaan Umum melalui SERUNI. Sosialisasi ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran masyarakat untuk menggunakan energi secara efisien dan mendukung pemanfaatan energi berkelanjutan di Sulawesi Tengah.





