TURIN, NARASITA – Legenda hidup Juventus, Claudio Marchisio, menyuarakan keprihatinannya terkait krisis lini tengah Juventus di awal musim 2026/2027. Cedera panjang yang menimpa gelandang kunci, Manuel Locatelli, dianggap Marchisio sebagai sinyal bahaya bagi ambisi Bianconeri meraih gelar Scudetto.

Pernyataan Marchisio ini disampaikan pada awal September 2026 dalam sebuah wawancara dengan BeIN Sport. Ia menyoroti absennya Locatelli yang diperkirakan memakan waktu hingga enam bulan akibat cedera meniskus lateral. Situasi ini semakin diperparah dengan belum pulihnya Weston McKennie yang juga harus menepi dua bulan karena cedera hamstring, menambah daftar panjang krisis lini tengah Juventus.

Kondisi ini jelas menciptakan lubang besar di sektor gelandang Juventus. Dengan Locatelli dan McKennie menepi, Pelatih Luciano Spalletti dihadapkan pada tantangan berat untuk menjaga kedalaman dan kualitas tim. Krisis lini tengah Juventus ini berpotensi menghambat performa tim di kompetisi domestik dan Eropa.

“Cedera Manuel akan berisiko tinggi terhadap perjalanan Juventus musim ini. Ditambah Weston belum sembuh, ini akan jadi kerikil untuk tangga juara,” kata Claudio Marchisio.

Marchisio pun menyarankan Spalletti untuk segera mencari solusi atas krisis lini tengah Juventus ini. Beberapa nama gelandang telah muncul sebagai potensi pengganti, termasuk Khephren Thuram dari Nice, Teun Koopmeiners dari Atalanta, dan Douglas Luiz dari Aston Villa.

“Saya berharap Luciano menemukan sosok pengganti sepadan, entah Thuram, Koopmeiners, atau Douglas Luiz. Bisa juga memanggil pemain Next Gen untuk magang di tim utama,” tambah Marchisio.

Selain merekrut pemain baru, opsi mempromosikan talenta muda dari Juventus Next Gen juga menjadi perhatian Marchisio sebagai cara mengatasi krisis lini tengah Juventus. Sementara itu, tim medis JMedical diharapkan dapat mempercepat pemulihan Manuel Locatelli agar bisa kembali merumput secepatnya dan membantu tim keluar dari kesulitan.