TURIN, NARASITA – Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, dikabarkan akan melakukan kejutan dengan menduetkan talenta muda Woltemade dan striker Randal Kolo Muani sebagai starter saat menghadapi Sassuolo pada pekan kedua Serie A 2026/27. Keputusan ini diambil di tengah kondisi darurat lini depan Juventus, dan pertandingan akan digelar di Allianz Stadium, Turin, pertengahan September 2026.
Kombinasi Woltemade sebagai gelandang serang dan Kolo Muani sebagai ujung tombak ini menjadi sorotan. Spalletti Woltemade Kolo Muani dipercaya menjadi eksperimen taktik yang bertujuan mengatasi krisis pemain serta menguji potensi baru di skuad Bianconeri. Woltemade, pemain berusia 22 tahun, diharapkan mampu memberikan suplai bola matang bagi Kolo Muani.
Randal Kolo Muani, striker berusia 27 tahun yang juga punggawa timnas Prancis, akan diandalkan untuk menjebol gawang Sassuolo. Dukungan dari lini kedua yang diisi Woltemade diharapkan dapat meningkatkan efektivitas serangan Juventus. Strategi Spalletti Woltemade Kolo Muani ini menjadi kunci bagaimana Juventus akan tampil.
Laga kontra Sassuolo menjadi panggung penting bagi Woltemade untuk membuktikan kualitasnya sebagai starter di Serie A. Bagi Juventus, ini adalah kesempatan untuk melihat bagaimana kombinasi baru lini depan ini dapat bekerja dalam pertandingan kompetitif. Spalletti Woltemade Kolo Muani adalah taruhan besar Spalletti di awal musim.
Di sisi lain, Sassuolo dikenal sebagai tim yang memiliki gaya menyerang cepat dan sering menyulitkan klub-klub besar. Formasi baru yang diterapkan Spalletti Woltemade Kolo Muani akan menjadi tantangan tersendiri bagi lawan. Juventus berharap kombinasi ini dapat segera padu dan memberikan hasil positif.
“Pemain asal Jerman itu bisa dipekerjakan sebagai gelandang serang tepat di belakang pemain Prancis tersebut,” kata Massimo Pavan, seorang pengamat sepak bola Italia.





