Narasita- SULTENG– Jauh di pelosok Kabupaten Sigi, tepatnya di SD Bala Keselamatan Desa Dombu yang berjarak sekitar 62 kilometer dari Kota Palu, program makan bergizi gratis digelar bagi para murid. Program ini diinisiasi oleh Satgas Madago Raya bersama komunitas Bhayangkara Tadulako Offroad Sulteng, sebagai bagian dari misi kemanusiaan untuk mendukung kesehatan anak-anak di daerah terpencil.

Bagi Galang, murid kelas 4 SD Bala Keselamatan, program ini adalah kebahagiaan yang tak tergantikan. “Senang sekali, bisa makan enak dan sehat,” ujarnya sambil tersenyum riang. Program ini menjadi angin segar bagi anak-anak yang kesehariannya sering kali terbatas dalam akses makanan bergizi.

Setelah menyelesaikan distribusi makanan sehat di Desa Dombu, perjalanan pun berlanjut ke Desa Bambakaenu, Kecamatan Pinembani, Kabupaten Donggala. Medan yang ditempuh bukanlah jalur biasa. Butuh waktu sekitar enam jam dengan tantangan ekstrem berupa jalanan curam dan berbatu di tengah pegunungan. Beberapa kali kendaraan mengalami kendala, namun semangat untuk menebar kebaikan tetap berkobar, bahkan hingga malam hari.

Kepala SDN 1 Pinembani, Efi, mengungkapkan bahwa ini adalah pertama kalinya sekolah mereka menerima bantuan seperti ini. “Kami sangat berharap program ini terus berlanjut. Anak-anak di sini sangat membutuhkan asupan gizi yang lebih baik,” katanya penuh harap.

Sementara itu, Kaopsda Madago Raya, Kombes Boy Samola, mengakui bahwa akses menuju dua desa tersebut memang menjadi tantangan tersendiri. “Medan yang sulit bukan halangan bagi kami untuk menjalankan program ini. Kami bersyukur bisa menyalurkan salah satu program Asta Cita Presiden Prabowo demi masa depan generasi bangsa,” ujarnya.

Di tengah keterbatasan, ada cahaya harapan yang menyala. Program ini bukan sekadar tentang makanan bergizi, tetapi juga tentang kepedulian, perjuangan, dan harapan bagi anak-anak di pedalaman Sigi.