Narasita.com- POSO, – Sebanyak 38 rumah warga di Desa Tindoli, Kecamatan Pamona Tenggara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, dilaporkan mengalami kerusakan ringan akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 yang mengguncang wilayah tersebut pada Senin (14/7/2025) malam.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah mencatat, gempa terjadi pada pukul 19.52 WITA dengan episenter berada di darat, tepatnya di koordinat 2,01° LS dan 120,68° BT, pada kedalaman 14 kilometer.

“Hingga saat ini, tidak ada korban jiwa. Namun sebanyak 20 kepala keluarga terpaksa mengungsi untuk sementara ke rumah kerabat atau mendirikan tenda darurat di halaman rumah,” kata Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Ir. H. Akris Fattah Yunus, MM, dalam keterangan resmi yang diterima Selasa (15/7/2025).

BPBD bersama aparat desa setempat telah melakukan penilaian awal (assessment) untuk memetakan dampak kerusakan dan kebutuhan mendesak di lapangan. Pemerintah provinsi juga mulai melakukan koordinasi lintas sektor, termasuk dengan BNPB, Kementerian Sosial, dan dinas terkait di tingkat provinsi.

“Langkah tanggap darurat difokuskan pada penyediaan logistik kebencanaan, tenda pengungsi, serta obat-obatan. Kami juga terus memantau situasi di lapangan karena masyarakat masih waspada terhadap potensi gempa susulan,” ujar Akris.

Situasi di lokasi bencana dinyatakan kondusif. Namun, sejumlah warga memilih tetap bertahan di pengungsian karena kekhawatiran terhadap gempa susulan.

Kebutuhan dasar pengungsi seperti pangan, air bersih, dan layanan kesehatan menjadi prioritas utama saat ini.Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah telah mengajukan laporan resmi kepada BNPB, Kementerian Sosial, serta sejumlah instansi terkait agar bantuan dapat segera dikirimkan ke lokasi terdampak.