Narasita.com- POSO, – Kepala Operasi Madago Raya Kombes Pol Heni Agus Sunandar meninjau sejumlah pos keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Selasa (15/7/2025).

Kunjungan tersebut dilakukan guna memastikan kesiapan personel dalam mendukung jalannya Operasi Madago Raya Tahap III 2025. Dalam peninjauan itu, Heni didampingi Kaposko Madago Raya, Kompol Robi Utomo.

Setidaknya ada empat pos kamtibmas yang menjadi lokasi kunjungan, yakni Pos Tabalu, Masamba, Tamanjeka, dan Kalora. Keempatnya berada di titik-titik strategis wilayah operasi yang menjadi perhatian utama satuan tugas.

“Kesiapan personel serta pendekatan humanis dan persuasif kepada masyarakat adalah kunci utama keberhasilan operasi ini,” ujar Heni saat memberikan arahan kepada personel di salah satu pos.

Ia menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik dan meningkatkan kewaspadaan dalam bertugas. Heni juga mengingatkan agar seluruh personel tetap menjunjung tinggi pendekatan humanis dalam setiap interaksi dengan masyarakat.

Menurutnya, keterlibatan aktif warga merupakan kunci keberhasilan dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

“Warga adalah mitra strategis kita dalam menjaga situasi tetap kondusif di wilayah operasi,” ujarnya.

Selain memberikan arahan, Kaops Madago Raya juga memeriksa kesiapan sarana dan prasarana di setiap pos. Fasilitas seperti alat komunikasi, logistik, hingga ketersediaan layanan kesehatan turut menjadi perhatian.

“Kelengkapan fasilitas sangat mempengaruhi efektivitas dan kenyamanan anggota dalam melaksanakan tugas,” kata Heni.

Ia juga menyoroti masih adanya potensi ancaman paham radikal yang berkembang di wilayah Poso. Ia meminta personel untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan deteksi dini terhadap aktivitas kelompok yang bertentangan dengan ideologi negara.

“Deteksi dini sangat diperlukan agar kita bisa segera mengambil langkah pencegahan,” tegasnya.

Melalui kunjungan ini, Heni berharap semangat dan kesiapsiagaan personel tetap terjaga demi mewujudkan wilayah Poso yang aman, damai, dan terbebas dari pengaruh radikalisme.