TOJO UNA-UNA, NARASITA – Sebelas wisatawan asing yang sempat hilang kontak di perairan Teluk Tomini, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, berhasil ditemukan selamat pada 25 Juli 2026. Namun, satu kru speedboat masih dalam pencarian intensif oleh tim SAR gabungan setelah kapal hilang akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi. Pencarian wisatawan asing Teluk Tomini ini telah berlangsung sejak 24 Juli 2026.

Tim SAR gabungan yang dipimpin Basarnas Gorontalo memperluas area pencarian hingga 300 mil laut persegi. Kondisi cuaca di Teluk Tomini pada periode ini memang menantang, dengan gelombang mencapai 1,25 sampai 2,5 meter dan kecepatan angin 10 sampai 20 knot. Hal ini menjadi faktor utama hilangnya kontak speedboat yang membawa wisatawan asing Teluk Tomini tersebut.

Operasi penyelamatan melibatkan lebih dari 30 personel dari berbagai unsur, termasuk Basarnas Gorontalo, Polairud, Lanal Gorontalo, dan Resort Sanctum Una-Una. Mereka menggunakan berbagai alat bantu seperti kapal patroli, speedboat, perahu karet (RIB), hingga drone thermal untuk menyisir area pencarian demi menemukan sisa kru yang belum ditemukan.

“Sebanyak 11 wisatawan asing Teluk Tomini berhasil ditemukan selamat, namun satu kru speedboat masih dalam pencarian,” kata Basarnas Gorontalo.

Setelah ditemukan, seluruh wisatawan asing Teluk Tomini yang selamat langsung dievakuasi ke daratan untuk mendapatkan perawatan medis yang diperlukan. Sementara itu, pihak kedutaan besar negara asal para wisatawan juga telah dihubungi untuk koordinasi lebih lanjut.

Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya standar keselamatan transportasi laut, terutama di daerah tujuan wisata bahari seperti Teluk Tomini. Meskipun penemuan korban selamat memberikan harapan, kasus ini berpotensi sedikit mencoreng citra keamanan wisata bahari di Indonesia dan menggarisbawahi urgensi pengawasan ketat terhadap operasional kapal di jalur laut.