Narasita.com- PALU, — Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sulawesi Tengah menggelar Konferensi Wilayah (Konferwil) II di salah satu hotel di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (10/1/2026).
Ketua AMSI Sulawesi Tengah Muhammad Iqbal dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh anggota atas pelaksanaan Konferwil yang baru dapat digelar pada awal 2026.
Iqbal menjelaskan, Konferwil II sejatinya dijadwalkan berlangsung pada akhir 2025, bertepatan dengan berakhirnya masa kepengurusan AMSI Sulawesi Tengah. Namun, sejumlah kendala membuat agenda tersebut harus ditunda.
“Seharusnya kita laksanakan di akhir tahun 2025. Namun karena satu dan lain hal, kegiatan ini baru bisa terlaksana di awal tahun 2026,” kata Iqbal.
Ia mengungkapkan, pengurus AMSI Sulawesi Tengah sebenarnya telah membahas pelaksanaan Konferwil sejak awal 2025. Akan tetapi, masih terdapat sejumlah program kerja yang belum tuntas sehingga pengurus memilih memprioritaskan penyelesaiannya terlebih dahulu.
“Kami masih memiliki utang program yang harus diselesaikan. Waktu berjalan begitu cepat dan tidak terasa sudah sampai di akhir tahun,” ujarnya.
Selain itu, proses negosiasi dengan mitra serta kendala teknis turut memengaruhi penjadwalan ulang kegiatan. Kesibukan para anggota dan keterbatasan ketersediaan akomodasi yang sesuai dengan anggaran pada akhir tahun juga menjadi faktor penundaan.
“Proposal kegiatan harus menyesuaikan dengan harga-harga di akhir tahun. Itu yang akhirnya membuat kami memutuskan untuk melakukan penjadwalan ulang,” tutur Iqbal.
Dalam kesempatan tersebut, Iqbal juga menyambut kehadiran Koordinator Wilayah AMSI, Djufri Rahim, yang hadir langsung pada Konferwil II AMSI Sulawesi Tengah.
“Selamat datang di Kota Palu. Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk hadir di Konferwil II kami,” ucapnya.
Iqbal mengakui, selama masa kepengurusan masih terdapat sejumlah kekurangan. Meski demikian, ia menegaskan bahwa pengurus tetap berupaya menjalankan tanggung jawab organisasi secara maksimal.
Penjelasan lebih rinci mengenai pelaksanaan program serta kendala yang dihadapi akan disampaikan dalam Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pengurus.
Menutup sambutannya, Iqbal mengajak seluruh anggota AMSI untuk terus menjaga solidaritas dan komitmen bersama dalam membangun organisasi.
“Jika solidaritas dan komitmen ini terus terjaga, AMSI akan menjadi organisasi yang dipandang penting di Sulawesi Tengah, bahkan di tingkat nasional, dalam menjaga profesionalitas jurnalis serta membangun kemandirian bisnis media,” kata Iqbal.















