JAKARTA, NARASITA – Rumor bursa transfer pelatih kembali memanas setelah muncul perdebatan antara Antonio Conte dan Pep Guardiola sebagai kandidat utama untuk menangani Juventus pada 12/05.
Antonio Conte sudah memiliki pengalaman membuktikan kapasitasnya di Italia dengan membangkitkan Juventus dari keterpurukan satu dekade silam hingga langsung meraih scudetto. Di sisi lain, Pep Guardiola belum pernah melatih di FIGC namun selalu mendominasi liga domestik tempat ia bekerja.
Perbedaan mencolok terlihat dari aspek finansial di mana Antonio Conte menerima gaji sekitar delapan juta euro di Napoli. Sementara itu, Pep Guardiola mendapatkan bayaran mencapai 22 juta euro atau hampir tiga kali lipat lebih mahal dibandingkan Antonio Conte.
Faktor finansial tersebut membuat manajemen harus berpikir realistis mengingat klub asal Turin itu masih menanggung beban gaji pelatih sebelumnya. Antonio Conte dinilai lebih masuk akal secara ekonomi untuk saat ini.
Meskipun Pep Guardiola sudah memenangi banyak gelar bergengsi bersama Barcelona dan Manchester City, ia selalu mendapatkan keistimewaan skuad mewah. Pelatih asal Spanyol itu belum pernah berada dalam situasi krisis parah seperti yang sedang dialami Juventus.
Target terdekat klub adalah mengembalikan identitas sebagai peraih gelar terbanyak di Italia melalui tangan dingin pelatih yang tepat. Antonio Conte dianggap sebagai opsi paling realistis untuk mewujudkan misi kebangkitan tersebut.





