AMPANA, NARASITA – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Sulawesi Tengah secara masif menggalakkan kampanye Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah di Kota Ampana, Kabupaten Tojo Una-Una. Edukasi ini disampaikan pada Senin, 03/08/2026, sebagai bagian dari kegiatan Capacity Building Media Mitra. Tujuannya jelas: mencegah peredaran Uang Palsu BI Sulteng yang marak, sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat tentang ciri keaslian Rupiah.

KPwBI Sulawesi Tengah menyoroti pentingnya literasi keuangan, khususnya dalam mengenali ciri-ciri keaslian uang kertas Rupiah. Masyarakat diajak untuk lebih teliti, mengingat modus peredaran uang palsu semakin beragam, termasuk penggunaan stabilo UV yang kerap mengecoh. Langkah ini diharapkan dapat melindungi masyarakat dari kerugian finansial akibat transaksi dengan uang palsu.

Kegiatan sosialisasi ini juga membahas cara merawat uang Rupiah dengan baik agar tidak mudah rusak dan tetap layak edar. Selain itu, dijelaskan pula mekanisme penukaran uang rusak atau lusuh yang dapat dilakukan melalui layanan resmi. Informasi mengenai keaslian dan perawatan Rupiah menjadi krusial untuk menjaga integritas mata uang nasional.

Masyarakat Tojo Una-Una diajak aktif melaporkan jika menemukan indikasi peredaran uang palsu. Edukasi mengenai Cinta, Bangga, Paham Rupiah yang digencarkan Bank Indonesia ini akan terus disampaikan untuk memastikan semua pihak memahami pentingnya menjaga dan mengenali Rupiah sebagai mata uang sah negara. Waspada terhadap Uang Palsu BI Sulteng terus ingatkan.