ROMA, NARASITA – Bek sayap muda AS Roma, Emanuele Lulli, berhasil mencetak sejarah baru pada musim debutnya di Serie A 2026/27. Pemain kelahiran 2007 ini telah mencatatkan 322 menit bermain, menjadikannya produk akademi Italia Roma dengan menit bermain tertinggi sejak musim 2004/05. Pencapaian Emanuele Lulli pecahkan rekor Roma yang telah bertahan selama 21 tahun.

Catatan impresif Emanuele Lulli pecahkan rekor Roma ini menunjukkan kepercayaan penuh pelatih Gian Piero Gasperini terhadap talenta muda. Lulli menjadi bukti nyata keberhasilan proyek regenerasi skuad Giallorossi di Stadion Olimpico.

Data menunjukkan bahwa sejak musim 2004/05, hanya beberapa nama produk akademi Italia Roma yang mampu mencapai menit bermain signifikan di musim debut. Gianluca Curci mencatatkan 990 menit, Giuseppe Scurto 471 menit, dan Valerio Virga dengan 345 menit. Kini, Emanuele Lulli telah menembus daftar tersebut, mendekati catatan Virga hanya dalam beberapa pertandingan awal musim.

Pencapaian Emanuele Lulli pecahkan rekor Roma ini memiliki signifikansi besar bagi klub. Ini menegaskan bahwa akademi Roma mampu menghasilkan pemain siap pakai yang bisa langsung berkontribusi di level tertinggi. Bagi Gasperini, keberaniannya memainkan Lulli menunjukkan komitmen untuk memadukan pemain senior dengan talenta segar.

Emanuele Lulli, yang kini berusia 19 tahun, merupakan produk asli akademi AS Roma atau dikenal sebagai Primavera. Perannya sebagai bek sayap menjadi kunci dalam skema Gasperini. Kemampuannya yang cepat beradaptasi di Serie A membuat Emanuele Lulli pecahkan rekor Roma dan menjadi sorotan.

Dengan performa ini, masa depan Lulli bersama AS Roma terlihat cerah. Ia membuka jalan lebar menuju status pemain inti dan menjadi simbol harapan bagi para penggemar yang ingin melihat produk akademi kembali bersinar di kompetisi elite Italia.

“322 menit. Rekor 21 tahun. Masa depan Trigoria mulai menemukan penerusnya,” kata Corriere dello Sport, menyoroti pencapaian Emanuele Lulli.