Narasita.com- DONGGALA – Ribuan warga mengikuti khitanan massal di Pantai Tanjung Karang, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Selasa (12/8/2025). Kegiatan yang juga dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan gratis ini digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk memeriahkan HUT ke-73 Kabupaten Donggala.
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid hadir langsung bersama Ketua TP PKK Sulteng Sry Nirwanti Bahasoan. Selain khitanan massal, pemerintah provinsi membagikan paket sembako gratis untuk peserta serta menyediakan sembako murah bagi masyarakat umum.
Anwar mengatakan, kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian pemerintah terhadap masyarakat sekaligus ajang mempererat kebersamaan. Ia mengenang janji politiknya pada 2021 untuk kembali menggelar acara di lokasi tersebut jika terpilih menjadi gubernur.
“Hari ini janji itu saya tepati. Kita berkumpul di sini bukan hanya untuk merayakan ulang tahun Donggala, tapi juga mempersiapkan daerah ini menjadi tujuan wisata andalan. Mulai sekarang mari kita jaga kebersihan lingkungan dan menyiapkan rumah kita untuk tamu yang datang,” ujar Anwar.
Gubernur menambahkan, pada 2027 Sulawesi Tengah, khususnya Palu dan Donggala, akan menjadi tuan rumah Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Fornas) yang diperkirakan mendatangkan puluhan ribu wisatawan dari seluruh Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Anwar juga memaparkan dua program unggulan pemerintah provinsi, yakni BERANI Cerdas dan BERANI Sehat. Program BERANI Cerdas memberikan beasiswa penuh hingga sarjana bagi mahasiswa Sulteng, sementara BERANI Sehat menjamin layanan berobat gratis cukup dengan KTP tanpa iuran BPJS maupun tunggakan.
Anwar menyebut layanan kesehatan di Sulteng terus meningkat, termasuk keberhasilan RSUD Undata Palu melakukan operasi jantung terbuka pertama kali pekan lalu.
“Sekarang tidak ada lagi istilah bayar untuk berobat. Bahkan tunggakan BPJS sudah dihapus. Cukup bawa KTP, semua bisa dilayani. Tapi jangan menunggu sakit, lebih baik jaga kesehatan,” katanya.
Ia berharap peringatan HUT ke-73 Donggala menjadi momentum kebangkitan daerah di bidang kesehatan, pendidikan, dan pariwisata.(rlis)





