Narasita – MOROWALI – Komitmen Indonesia Huabao Industrial Park (Huabao) atau PT Baoshuo Taman Industry Investment Group (BTIIG) dalam mendampingi masyarakat lingkar industri kembali mendapat pengakuan nasional. Huabao berhasil meraih penghargaan Top CSR Awards 2026 Bintang Tiga pada ajang Top CSR Awards yang berlangsung di Hotel Raffles, Jakarta Selatan, 25 Mei 2026.
Penghargaan tersebut diberikan kepada perusahaan yang dinilai mampu menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) secara konsisten, terintegrasi dengan strategi bisnis, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).
Predikat Bintang Tiga merupakan apresiasi bagi perusahaan yang memiliki program CSR unggulan, tata kelola yang baik, serta mampu menghadirkan manfaat yang terukur bagi masyarakat.
Perwakilan Departemen External Huabao Indonesia, Zheng Yong, mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat di sekitar kawasan industri.
“CSR bagi kami bukan sekadar kewajiban, tetapi bagian dari keberlanjutan operasi perusahaan. Fokus kami ada pada tiga hal, yakni ketahanan pangan, pendidikan, dan penguatan ekonomi masyarakat. Penghargaan ini menjadi pemacu untuk bekerja lebih baik lagi,” ujarnya.
Sepanjang tahun 2026, Huabao menjalankan berbagai program yang menjadi perhatian dewan juri. Program tersebut tersebar dalam enam pilar utama CSR, yakni bidang pendidikan, infrastruktur, sosial kemasyarakatan, keagamaan, lingkungan, dan kesehatan.
Bahkan, pada Mei 2026 bertepatan dengan momentum Hari Raya Iduladha, Huabao menggulirkan tiga program unggulan sekaligus.
Salah satunya melalui penyaluran 21 ekor sapi kurban kepada 12 desa lingkar industri di Kecamatan Bungku Barat. Program ini bertujuan memperkuat ketahanan pangan sekaligus mempererat hubungan antara perusahaan dan masyarakat. Penyaluran dilakukan secara transparan melalui koordinasi bersama pemerintah desa dan tokoh agama setempat.
Di sektor pendidikan, Huabao menggandeng Aliansi Pewarta Labua (APL) Morowali untuk menyelenggarakan pelatihan jurnalistik dasar bagi 50 pelajar SMA. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 22–23 Mei 2026, di Gedung Serba Guna Desa Tondo itu membekali peserta dengan keterampilan menulis berita, etika media, literasi digital, hingga praktik peliputan lapangan.
Melalui program tersebut, Huabao berharap lahir generasi muda yang kritis, bertanggung jawab, dan mampu menghadirkan konten-konten positif yang membangun daerahnya.
Tak hanya itu, perusahaan juga aktif menjalankan program sosial melalui pembagian 300 paket sembako kepada masyarakat prasejahtera di Desa Tondo, Desa Topogaro, dan Desa Ambunu. Bantuan disalurkan secara door to door bersama perangkat desa untuk memastikan penerima benar-benar tepat sasaran.
Camat Bungku Barat turut mengapresiasi konsistensi Huabao dalam menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
“Huabao aktif berkoordinasi dengan kami sebelum menjalankan program. Hasilnya tepat sasaran dan minim konflik. Kami berharap pola kolaboratif seperti ini terus dipertahankan,” katanya.
Huabao menegaskan seluruh program CSR dijalankan dengan mengedepankan prinsip 4P, yakni Proper, Professional, Proportional, dan Partnership. Perusahaan juga membuka ruang pengaduan serta evaluasi publik melalui tim External Relations sebagai upaya menjaga transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan program.
Bagi Huabao, penghargaan bukanlah garis akhir. Di tengah aktivitas industri yang terus berkembang di Morowali, keberadaan perusahaan diharapkan tak hanya menjadi penggerak ekonomi, tetapi juga mitra pembangunan yang tumbuh bersama masyarakat.
Dengan penghargaan Top CSR Awards 2026 Bintang Tiga yang diraih, Huabao menegaskan bahwa investasi dan tanggung jawab sosial dapat berjalan beriringan, menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar kawasan industri.





