Narasita.com- Palu – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tengah, Irjen Pol. Dr. Agus Nugroho, memimpin langsung upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-79 yang berlangsung khidmat di Halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Selasa (1/7/2025).
Upacara tersebut diikuti ratusan peserta dari berbagai unsur masyarakat, instansi pemerintahan, TNI-Polri, serta sejumlah tamu undangan. Hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Sulawesi Tengah Dr. Anwar Hafid, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulteng, Wakapolda Brigjen Pol. Dr. Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, para pejabat utama Polda Sulteng, tokoh agama, tokoh adat, dan perwakilan organisasi masyarakat.
Dalam amanat Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si, yang dibacakan Kapolda Sulteng, peringatan Hari Bhayangkara tahun ini mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”. Tema tersebut mencerminkan komitmen Polri untuk terus hadir, melayani, dan mengabdi bagi masyarakat serta mendukung kemajuan bangsa.
“Berbagai kegiatan telah digelar secara nasional maupun di daerah untuk memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat,” ujar Kapolda.
Kegiatan yang dimaksud antara lain bakti kesehatan, lomba layanan polisi 110, lomba ketahanan pangan, kontes konten kreatif, lomba tiga pilar kamtibmas, hingga bantuan sosial dan pagelaran budaya serta olahraga bertajuk Kapolri Cup.
Selain itu, Polri juga menggelar sejumlah program kemanusiaan, seperti pembagian 300 ribu paket sembako, bantuan alat pertanian bagi 38 koperasi, program bedah rumah, pembangunan fasilitas air bersih, serta kegiatan bakti religi dan ziarah ke makam tokoh nasional. Puncak perayaan secara nasional dilaksanakan di Lapangan Monas, Jakarta, yang dihadiri ribuan masyarakat.
Kapolri, dalam pesannya, juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh anggota Polri atas dedikasi dan kerja keras mereka di lapangan. Ia turut menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan insan pers yang selama ini turut mendukung transformasi dan pengabdian Polri.
“Kami menyadari masih banyak kekurangan. Kami tidak anti-kritik. Justru kami membuka diri terhadap masukan demi mewujudkan Polri yang lebih baik dan dicintai masyarakat,” tutup Kapolda membacakan pesan Kapolri.





