SUMENEP, NARASITA – Kapal Motor (KM) Mutiara Sentosa 2 terbakar hebat pada Minggu pagi, 2 Agustus 2026, di perairan utara Sumenep, Madura, saat berlayar dari Surabaya menuju Makassar. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kantor SAR Surabaya segera bergerak melakukan evakuasi terhadap puluhan penumpang yang terjebak dan melompat ke laut. Hingga kini, penyebab pasti insiden kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 masih dalam penyelidikan.
Basarnas menerima laporan awal kebakaran sekitar pukul 08.30 WIB, meskipun api diperkirakan mulai berkobar sejak pukul 06.00 hingga 07.00 WIB. Titik koordinat kejadian berada di sekitar 06°30’64” LS, 114°00’19” BT, atau tepatnya di perairan utara Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep. Kapal penumpang KM Mutiara Sentosa 2 dilaporkan membawa sekitar 250 orang, termasuk penumpang dan awak kapal.
Proses evakuasi yang dilakukan Basarnas Surabaya melibatkan Kapal Negara SAR Permadi 249. Tim juga berkoordinasi dengan kapal-kapal lain yang berada di sekitar lokasi, seperti TB Hasnur 26 dan kapal tugboat lainnya, untuk mempercepat penyelamatan. Sejumlah penumpang KM Mutiara Sentosa 2 nekat melompat ke laut untuk menghindari kobaran api, sementara sebagian lainnya berkumpul di anjungan atau haluan kapal.
Pada laporan siang hari, Basarnas menyebutkan sekitar 40 sampai 45 penumpang masih belum berhasil dievakuasi dan tetap berada di atas kapal yang terbakar. Pihak Basarnas belum dapat memastikan ada atau tidaknya korban jiwa karena operasi penyelamatan masih terus berlangsung secara intensif. Penyebab pasti insiden kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 hingga kini masih belum diketahui dan terus didalami oleh pihak berwenang.
“Evakuasi sedang dilakukan oleh Basarnas Surabaya dan bahwa pihaknya belum mengetahui jumlah pasti person on board pada tahap awal,” kata Andi Sultan, Kasi Operasi Basarnas Makassar. Dikatakan informasi lebih lanjut akan diupdate seiring berjalannya operasi penyelamatan.





