Narasita.com- Palu, – Sebuah kapal motor (KM) bernama Naga Sejahtera mengalami mati mesin akibat kehabisan bahan bakar saat berlayar di Perairan Luwuk, Sulawesi Tengah, pada Minggu (1/6/2025) dini hari. Empat awak kapal berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat oleh tim SAR gabungan.
Informasi mengenai kejadian ini pertama kali diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu melalui Pos SAR Luwuk pada Jumat (31/5/2025) sekitar pukul 22.30 WITA. Agen kapal, Olvandi G. Karim, melaporkan bahwa KM Naga Sejahtera mengalami gangguan mesin saat berlayar dari Perairan Bilalang, Kabupaten Banggai menuju Luwuk.
Kapal dilaporkan terakhir berada di koordinat 01°8’32.62″ LS dan 123°28’1.73″ BT atau sekitar 42,4 mil laut (NM) dari Luwuk, dengan arah tenggara.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim SAR gabungan yang terdiri dari personel Pos SAR Luwuk, ABK KN SAR Bhisma, Syahbandar Luwuk, dan pihak agen kapal langsung bergerak menuju lokasi menggunakan KN SAR Bhisma 239.
Setelah menempuh pelayaran selama tiga jam, tim berhasil menemukan kapal di koordinat 1°07’27” LS dan 123°27’59” BT, atau sekitar 1,28 NM dari posisi terakhir yang dilaporkan.
Empat awak kapal yang dievakuasi adalah Muh. Alif Maulana (16), asal Gowa, Sulawesi Selatan.Deden Ardiansyah (33), asal Bandung, Jawa Barat.Muhammad Ikhsan (21), asal Takalar, Sulawesi Selatan.Reskiyanto Putra Daud (34), asal Maros, Sulawesi Selatan
Keempat korban dievakuasi dalam keadaan selamat dan tiba di Pelabuhan Luwuk pada pukul 05.45 WITA sebelum diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing.
Koordinator Lapangan Pos SAR Luwuk, Liberatus Fahongoi, menyampaikan apresiasinya atas kerja sama seluruh pihak yang terlibat dalam operasi penyelamatan tersebut.
“Kami bersyukur seluruh awak kapal dapat dievakuasi dalam kondisi selamat dan tanpa kendala berarti. Terima kasih kepada seluruh tim atas dedikasi dan kerja samanya,” ujar Liberatus dalam keterangan resmi.
Perwakilan dari KM Naga Sejahtera juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada tim SAR atas respons cepat yang diberikan.
Operasi SAR dinyatakan selesai dan resmi ditutup pada pukul 06.00 WITA. Seluruh unsur yang terlibat telah kembali ke satuan masing-masing.





