SILVERSTONE, NARASITA – Kondisi fisik Marc Marquez di MotoGP Inggris 2026, Silverstone, awal Agustus lalu, disebut jauh lebih buruk dari yang diakui publik. Meskipun finis di posisi ketujuh, cedera bahu parah yang dialaminya belum pulih sepenuhnya, menimbulkan kekhawatiran besar di tim Ducati dan di kalangan pengamat.

Jurnalis senior The Race, Simon Patterson, mengungkapkan bahwa Marc Marquez “terus berbohong” mengenai kondisi fisiknya. Menurutnya, lingkaran dekat Marquez mengakui bahwa situasi sebenarnya jauh dari kata menggembirakan, berbeda dengan pernyataan sang pembalap yang selalu meremehkan rasa sakitnya.

Kekhawatiran terhadap kondisi fisik Marc Marquez juga disampaikan oleh kepala tim Ducati, Davide Tardozzi. Ia memperingatkan bahwa pemulihan penuh Marquez mungkin baru akan terjadi pada September 2026. Hal ini menunjukkan bahwa cedera bahu yang dialami pembalap Spanyol itu masih sangat signifikan.

Secara historis, Marc Marquez dikenal sebagai pembalap yang tidak pernah menjadikan cedera sebagai alasan atas hasil buruk. Ia selalu menolak untuk mengeluhkan kondisi fisiknya, sebuah sikap yang membuatnya sulit ditebak sejauh mana ia benar-benar menderita akibat cedera tersebut. Pola ini kembali terlihat di Silverstone, di mana performa balapnya menutupi kenyataan tentang kondisi fisiknya.

“Marc sedang dalam masalah. Marc terus-menerus berbohong kepada kita. Sekarang sudah terbukti,” kata Simon Patterson dari The Race, secara gamblang mengungkap kondisi fisik Marc Marquez yang sebenarnya.

Menanggapi kondisinya, Marc Marquez sendiri sempat menyatakan, “Yang perlu saya tingkatkan adalah kekuatan bahu saya.” Namun, pernyataan ini kontras dengan informasi dari sumber internal Ducati yang menyebutkan nyeri berkelanjutan yang dialami Marquez.

“Marquez mungkin tidak akan pulih sepenuhnya hingga September,” ujar Davide Tardozzi dari tim Ducati, menggarisbawahi tantangan besar yang harus dihadapi tim dan pembalap. Ini menunjukkan bahwa kondisi fisik Marc Marquez akan menjadi faktor krusial untuk paruh kedua musim MotoGP 2026.